
Jawapost.net | Pemalang
Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara pelepasan siswa-siswi kelas XII Angkatan ke-45 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung RGP, Jalan Anggur Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Rabu (20/5/2026).
Wajah-wajah bahagia para siswa, guru, hingga orang tua tampak menyatu dalam momentum perpisahan yang menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan selama tiga tahun di bangku madrasah. Acara berlangsung khidmat namun hangat, dipenuhi rasa syukur atas capaian para lulusan.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi antara siswa dan para guru yang selama ini mendampingi proses belajar, membimbing, serta membentuk karakter para peserta didik hingga berhasil menuntaskan pendidikan.
Acara pelepasan turut dihadiri jajaran civitas akademika MAN Pemalang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, Kepala Seksi Pendidikan Kemenag Pemalang, pengawas madrasah, pengurus komite madrasah, orang tua siswa, hingga sejumlah kepala MTs dan SMP di Kabupaten Pemalang.
Kepala MAN Pemalang, H. Amaludin, S.Ag., M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih para siswa tahun ini.
“Alhamdulillah, sebanyak 303 siswa dinyatakan lulus 100 persen. Dari jumlah itu, 21 siswa diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBP dan 43 siswa lolos melalui jalur SPAN-PTKIN,” ujarnya.
Tak hanya itu, beberapa siswa juga telah mendaftarkan diri menjadi anggota TNI dan Polri serta tengah menunggu hasil seleksi. Prestasi membanggakan lainnya datang dari seorang siswi bernama Catur Candra Wijaya yang berhasil memperoleh beasiswa kuliah di China pada program studi pertambangan.
Menurut Amaludin, pihak sekolah akan terus mendukung cita-cita para lulusan agar mampu meraih masa depan yang lebih baik.
“Kami akan selalu mendukung dan mendoakan seluruh anak didik agar sukses mencapai cita-citanya dan menjadi generasi yang membanggakan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Amaludin juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para lulusan. Ia meminta para siswa terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, selalu berbakti kepada orang tua dan menghormati guru, serta tidak meninggalkan salat sebagai pondasi utama kehidupan.
“Kalau ingin hidup baik, maka jagalah hubungan dengan Allah SWT melalui salat,” pesannya di hadapan para siswa dan wali murid.
Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan seni budaya, pemberian piagam penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang sains, sosial, agama, hingga penghargaan bagi para penghafal Al-Qur’an.
Melalui pelepasan ini, MAN Pemalang berharap seluruh lulusan mampu menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, berintegritas, serta memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.
Pewarta : (Shlh)
