
Wonogiri | Jawapost.Net
Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Hargantoro, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, resmi rampung dan mulai dimanfaatkan masyarakat.
Infrastruktur sepanjang 1.000 meter itu diharapkan mampu membuka akses ekonomi warga hingga mempercepat pembangunan kawasan pedesaan.
Peresmian jalan dilakukan langsung oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan bersama Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, Kamis (21/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Rodricho menegaskan bahwa hasil pembangunan TMMD tidak hanya sebatas proyek fisik, tetapi menjadi bagian penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat desa.
“Jalan dan sasaran fisik hasil TMMD Sengkuyung ini diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terjalin kuat selama pelaksanaan program berlangsung.

“Kami bersinergi dan bekerja bersama untuk menghadirkan solusi percepatan pembangunan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah Tirtomoyo,” tambahnya.
Jalan hasil TMMD tersebut menghubungkan Dusun Sanggrahan dengan Dusun Janganti di Desa Hargantoro. Selain rabat jalan, proyek juga mencakup pembangunan talud guna menunjang ketahanan konstruksi jalan.
Adapun total anggaran pembangunan mencapai Rp565 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp.165 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp.400 juta.
Sementara itu, Kepala Desa Hargantoro, Warto, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0728/Wonogiri atas kontribusi pembangunan di wilayahnya. Ia menyebut akses jalan tersebut sangat vital bagi aktivitas warga menuju pusat pemerintahan Kecamatan Tirtomoyo.
“Jalan ini menjadi akses utama warga Dusun Sanggrahan dan Dusun Janganti. Kami berharap ke depan program TMMD bisa kembali hadir agar pembangunan dan perekonomian masyarakat semakin berkembang,” katanya.
Rampungnya pembangunan jalan itu kini membawa harapan baru bagi warga desa. Selain mempermudah mobilitas, akses yang semakin baik diyakini mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan roda ekonomi masyarakat setempat.
Pewarta : Shlh
