
CILACAP | Jawapost.Net — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Klumprit, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, 2026 mulai menjadi perhatian masyarakat. Kepala Desa Klumprit, Tohirin, menyatakan kesiapan untuk kembali maju apabila mendapat kepercayaan masyarakat guna melanjutkan pengabdian dan program pembangunan yang telah berjalan.
Tohirin diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Klumprit sejak 2019. Dokumen pemerintahan desa yang tersedia juga mencatat namanya sebagai Kepala Desa Klumprit dalam sejumlah kegiatan pemerintahan.
Selama kepemimpinannya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian pemerintah desa. Perbaikan jalan desa dan jalan pertanian dinilai warga memberikan perubahan terhadap akses mobilitas, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
Sebelumnya, sejumlah akses jalan pertanian masih berupa tanah sehingga sulit dilalui ketika hujan. Setelah dilakukan pembangunan, pengerasan maupun pengecoran pada beberapa ruas, akses menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah digunakan, termasuk untuk mengangkut hasil panen.

“Dulu kalau jalan masih tanah, membawa hasil panen cukup susah, apalagi ketika hujan. Sekarang setelah jalan diperbaiki, petani lebih mudah membawa hasil panen,” ujar salah seorang warga Klumprit.
Pembangunan drainase juga menjadi bagian dari upaya pembenahan infrastruktur. Keberadaan saluran drainase di sejumlah titik diharapkan mampu membantu mengatur aliran air sekaligus menjaga kondisi jalan dan lingkungan permukiman.
Namun, perkembangan Desa Klumprit tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik. Aktivitas masyarakat di bidang keagamaan, seni budaya hingga keterampilan turut menjadi bagian dari potensi desa yang terus berkembang.
Potensi keterampilan warga bahkan disebut telah menghasilkan berbagai karya yang dikenal hingga luar daerah. Beberapa produk masyarakat juga dikabarkan telah memperoleh perlindungan hak kekayaan intelektual. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa memiliki dimensi yang lebih luas, yakni tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengembangkan kemampuan dan potensi ekonomi masyarakat.
Hal itu menjadi pekerjaan lanjutan yang diharapkan dapat terus diperkuat pemerintah desa. Pengembangan produk lokal, keterampilan warga, seni budaya serta sektor pertanian dinilai dapat menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian dan perekonomian masyarakat Klumprit.

Menjelang Pilkades 2026, sejumlah warga menyampaikan dukungan terhadap rencana Tohirin untuk kembali mencalonkan diri. Pengalaman memimpin pemerintahan desa dan pembangunan yang telah berlangsung menjadi salah satu pertimbangan yang disampaikan warga.
“Menurut kami, Pak Tohirin masih pas dan cocok memimpin Desa Klumprit. Kami melihat pembangunan yang sudah berjalan dan berharap dapat dilanjutkan. Yang penting masyarakat jangan sampai salah memilih,” ujar Dan Jagan, salah seorang warga yang menyatakan dukungannya.
Meski dukungan mulai muncul, pilihan dalam Pilkades tetap menjadi hak masing-masing warga. Masyarakat memiliki ruang untuk menilai setiap calon berdasarkan rekam jejak, program, visi-misi serta komitmen terhadap kebutuhan Desa Klumprit.
Pilkades Klumprit 2026 pada akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang maju atau memperoleh dukungan. Momentum tersebut menjadi bagian penting dari proses masyarakat menentukan arah pembangunan dan pelayanan pemerintahan desa untuk periode berikutnya.
Bagi Tohirin, apabila kembali memperoleh kepercayaan masyarakat, tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan pembangunan yang telah berjalan. Peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan sektor pertanian, pengembangan seni dan keterampilan masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan desa menjadi sejumlah agenda yang perlu terus diperhatikan.
Dengan demikian, masyarakat Klumprit memiliki kesempatan untuk mencermati seluruh calon secara objektif sebelum menentukan pilihan. Setiap suara akan menjadi bagian dari penentuan arah Desa Klumprit pada periode pemerintahan berikutnya.
Reporter : Shlh.
Editor : Peng’an.
