Cilacap | Jawapost.net. – Penguatan kaderisasi dan keterlibatan generasi muda menjadi sorotan dalam Musyawarah Ranting (Musran) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cilacap untuk masa bakti 2026–2031. Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hj. Siti Rosidah, menegaskan pentingnya membuka ruang bagi kader muda untuk berkembang dan mengambil peran strategis dalam perjuangan politik.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Desa Pesawahan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jumat (16/10/2026). Musran melibatkan jajaran pengurus PKB dari Kecamatan Adipala, Binangun, Kroya, dan Nusawungu sebagai bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus penataan kepengurusan untuk periode mendatang.

Hadir dalam kegiatan itu anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari Fraksi PKB, Sriyani dan Jasmin, serta jajaran pengurus DPC, pimpinan Pengurus Anak Cabang (PAC), pengurus ranting tingkat desa, kader, dan tokoh masyarakat. Turut hadir para pimpinan PAC PKB dari empat kecamatan, yakni Wahyudin dari Binangun, Afan Rosadi dari Kroya, Soim Ajib dari Adipala, dan Rahma dari Nusawungu.

Dalam sambutannya, Siti Rosidah mengapresiasi partisipasi para pengurus dan kader. Ia mengingatkan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh komitmen kader dalam menjalankan tugas dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, pengurus di tingkat desa memiliki posisi penting karena berinteraksi langsung dengan warga. Mereka diharapkan mampu membangun komunikasi, menyerap kebutuhan masyarakat, serta menyampaikan aspirasi tersebut kepada struktur partai.

Siti Rosidah juga menekankan bahwa regenerasi harus menjadi bagian dari strategi pengembangan organisasi. Generasi muda perlu memperoleh kesempatan yang nyata untuk menyampaikan gagasan, terlibat dalam pengambilan keputusan, dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan.

Ia menilai, anak muda memiliki potensi untuk menghadirkan pemikiran kreatif dan pendekatan baru dalam menjawab persoalan masyarakat. Karena itu, keterlibatan mereka tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi perlu diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kepengurusan dan kerja-kerja organisasi.

Baca Juga:  Purbalingga Memanas: Desakan Pemakzulan Bupati Fahmi Dimas Menguat, Masyarakat Sipil Bersatu!

Di sisi lain, kader senior tetap memiliki peran penting dalam membimbing generasi penerus. Pengalaman dan pengetahuan para senior dapat menjadi bekal bagi kader muda, sementara semangat serta kreativitas generasi baru diharapkan mampu memberikan energi bagi perkembangan partai.

Keterlibatan organisasi kepemudaan dan pelajar, seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), juga dipandang dapat menjadi ruang pembelajaran untuk membangun karakter, kedisiplinan, dan kemampuan berorganisasi.

Siti Rosidah, yang dalam materi kegiatan disebut telah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah selama empat periode, mengajak seluruh kader menjaga komunikasi, mempererat persaudaraan, dan membangun organisasi yang terbuka terhadap perkembangan zaman.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiah singkat oleh Ustaz Slamet Anhari dari jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Cilacap. Dalam pesannya, ia menyoroti bonus demografi dan pentingnya mempersiapkan generasi muda agar mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial maupun kepemimpinan.

Ia mengajak kader senior dan generasi muda membangun kerja sama, saling menghormati, serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan organisasi. Menurutnya, keterlibatan dalam kepengurusan harus dilandasi niat pengabdian dan tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, pembacaan notulen, serta berita acara penetapan kepengurusan PKB untuk masa bakti 2026–2031. Dokumen yang dibacakan memuat keputusan DPC PKB Kabupaten Cilacap terkait penetapan ketua Dewan Tanfidz di sejumlah kecamatan, termasuk Adipala, Kroya, Binangun, dan Nusawungu.

Adapun nomor surat keputusan, nama pengurus, dan rincian jabatan mengacu pada dokumen resmi DPC PKB Kabupaten Cilacap. Penataan kepengurusan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi internal sekaligus meningkatkan efektivitas kerja partai hingga tingkat desa.

Untuk mendukung kelancaran acara, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) turut membantu pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Baldy Siapkan Laporan Etik dan Pidana Terkait Dugaan Intimidasi Wartawan

Musran ini menjadi momentum bagi PKB di empat kecamatan tersebut untuk memperkuat konsolidasi dan mempersiapkan keberlanjutan kepemimpinan organisasi. Pesan yang mengemuka bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan pentingnya membangun kader yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui kaderisasi yang berkelanjutan, PKB Kabupaten Cilacap diharapkan mampu menjaga solidaritas internal, memperluas partisipasi generasi muda, serta memperkuat peran organisasi dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. 

Reporter : (Shlh).

S
Penulis / Wartawan
SAELAN

Verified Journalist