Kebumen | Jawapost.Net. — Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C. Yusuf memperkuat komunikasi dengan kalangan ulama melalui kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Huda di Jetis, Kelurahan Kutosari, Kecamatan Kebumen, Senin (19/10/2026). Pertemuan dengan pengasuh pesantren, K.H. Wahib Mahfudz, tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga keamanan serta kerukunan masyarakat.

Dalam kunjungan itu, AKBP Rachmad didampingi Wakapolres Kebumen Kompol Andre Bachtiar Winanomo serta sejumlah pejabat utama Polres Kebumen. Selain memperkenalkan diri sebagai Kapolres Kebumen yang baru, rombongan juga mempererat hubungan dengan lingkungan pesantren.

AKBP Rachmad menyampaikan apresiasi kepada K.H. Wahib Mahfudz atas sambutan yang diberikan. Ia berharap komunikasi antara Polres Kebumen dan kalangan pesantren dapat terus terjalin, sehingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) mendapat dukungan dari berbagai elemen.

“Silaturahmi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan diri sekaligus mempererat komunikasi dengan para ulama. Kami berharap hubungan baik antara Polres Kebumen dan kalangan pesantren terus terjaga,” ujar Rachmad.

Menurutnya, menjaga situasi Kebumen agar tetap aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan bersama, termasuk dukungan tokoh agama dan masyarakat. Komunikasi yang terbuka dinilai penting untuk membangun kepercayaan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan warga.

Kapolres juga menegaskan semangat Polisi Bersama Masyarakat sebagai komitmen Polri untuk semakin dekat dengan warga. Komitmen tersebut, kata dia, diwujudkan melalui kesediaan mendengar aspirasi masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis dan profesional.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak para ulama dan pengelola pesantren untuk terus berperan dalam merawat kerukunan, menumbuhkan toleransi, serta memperkuat sikap saling menghormati di tengah keberagaman.

Rachmad menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk akhlak, mental, dan pemahaman keagamaan para santri. Pendidikan tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat, termasuk mencegah berkembangnya paham radikal yang berpotensi mengganggu kerukunan.

Baca Juga:  Wartawan Purwokerto Resmi Laporkan Tiga Advokat atas Dugaan Intimidasi Terkait Pemberitaan

“Sinergi antara aparat keamanan, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti pesantren perlu terus diperkuat. Dengan kebersamaan dan kesadaran semua elemen, kami berharap Kabupaten Kebumen tetap aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kebumen membangun hubungan yang konstruktif dengan tokoh agama. Kolaborasi antara kepolisian, ulama, dan masyarakat diharapkan dapat terus tumbuh sebagai landasan menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat kehidupan sosial yang harmonis. (Shlh).

S
Penulis / Wartawan
SAELAN

Verified Journalist