
JAKARTA, Jawa Post.Net — Aksi damai penolakan kebijakan di sektor kelautan dan perikanan tetap digelar Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) meski diguyur hujan lebat.
Ribuan nelayan dari berbagai daerah turun ke depan Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (17/12/2025).
Sebelum tiba di Gedung KKP, massa aksi lebih dulu melakukan long march dan orasi di kawasan Tugu Monas. Dalam aksi tersebut, nelayan menyuarakan keresahan terhadap arah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada nelayan kecil.
Dalam orasinya, perwakilan massa mendesak pencopotan Menteri Kelautan dan Perikanan lr. Sakti Wahyu Trenggono,M.M,.IPU.

Massa menilai sejumlah kebijakan selama ini justru menyulitkan nelayan tradisional, mulai dari perizinan, penetapan zonasi penangkapan ikan, hingga lemahnya perlindungan nelayan kecil di tengah kepentingan industri besar.
Para nelayan menilai mereka menjadi pihak yang paling terdampak, namun aspirasinya belum mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.
Massa berharap pemerintah membuka ruang dialog yang adil dan transparan serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan di sektor kelautan dan perikanan.
Mereka menegaskan akan terus menyuarakan tuntutan hingga kebijakan yang berpihak kepada nelayan benar-benar terwujud. (Shlh).
