
BANYUMAS, Jawapost.net – Musyawarah Lokal (Muslok) XVI Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Banyumas menetapkan Hardjo Oemar Sajat (YC2KIL) sebagai Ketua ORARI Lokal Banyumas masa bakti 2025–2028.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Sipanji Purwokerto, Minggu (21/12/2025), berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.
Muslok merupakan forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan dan program kerja ORARI Lokal Banyumas.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Banyumas yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas, Budi Nugroho, S.STP., M.Si.
Dalam sambutan yang dibacakan, Pemerintah Kabupaten Banyumas mengapresiasi peran ORARI yang dinilai konsisten mendukung komunikasi masyarakat, penanganan kebencanaan, serta pelayanan publik.

ORARI juga disebut sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang komunikasi.
Muslok XVI dihadiri Ketua ORARI Daerah Jawa Tengah Ir. Drs. JB. Praharto, M.Eng. (YB2BZ), Ketua ORARI Lokal Banyumas periode 2022–2025 Dr. dr. M. Rifqy Setyanto, Sp.M(K) (YB2ILU), pengurus ORARI Daerah, para ketua ORARI lokal se-Jawa Tengah, serta perwakilan ORARI dari sejumlah daerah, antara lain Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Tegal, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua Panitia Muslok XVI, dr. H. Tangguh Budi Prasetyo, S.H. (YF2AEF), menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Ia menyebut Muslok dapat berjalan lancar berkat kebersamaan seluruh anggota.
Dalam sidang pleno, Muslok dinyatakan memenuhi kuorum dan dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua ORARI Lokal Banyumas periode 2022–2025.
Laporan tersebut diterima secara aklamatif oleh peserta Muslok, disertai penyerahan pataka sebagai penanda berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya.

Pemilihan Ketua ORARI Lokal Banyumas dilakukan secara langsung dan terbuka. Dari hasil pemungutan suara, Hardjo Oemar Sajat memperoleh 115 suara, sementara M. Rifqy Setyanto memperoleh 40 suara. Dengan demikian, Hardjo Oemar Sajat resmi terpilih sebagai Ketua ORARI Lokal Banyumas periode 2025–2028.
Dalam sambutannya, Hardjo Oemar Sajat menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama memajukan organisasi selama masa bakti kepengurusan yang baru.
Seiring hasil Muslok, Ketua ORARI Daerah Jawa Tengah menerbitkan Surat Keputusan tentang pengukuhan kepengurusan ORARI Lokal Kabupaten Banyumas masa bakti 2025–2028.
Dalam keputusan tersebut, Dewan Pengawas dan Penasehat dikukuhkan dengan Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si. (YD2PHB) sebagai ketua, Djarmanto (YF2DOI) sebagai sekretaris, serta sejumlah anggota lainnya.
Muslok XVI kembali menegaskan peran ORARI sebagai organisasi komunikasi, kebencanaan, dan pengabdian masyarakat.
Dengan kepengurusan baru, ORARI Lokal Banyumas diharapkan mampu terus berkontribusi bagi masyarakat dan memperkuat eksistensi komunikasi amatir radio di daerah. (Shlh).
