Semarang, JAWAPOST.Net | Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPW IWOI) Jawa Tengah, Mahendra, menyuarakan keprihatinannya terhadap berbagai persoalan yang tengah menguji ketahanan bangsa Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan internal di kantor DPW IWOI Jawa Tengah, kawasan Semarang Barat, Jumat (31/1/2026).

Mahendra menilai dinamika nasional belakangan ini menunjukkan akumulasi persoalan serius yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Berbagai peristiwa yang terjadi, menurutnya, menjadi sinyal kuat bahwa bangsa ini membutuhkan perhatian dan kesadaran bersama untuk menjaga arah pembangunan tetap berada di jalur yang benar.

Ia menyoroti maraknya kasus korupsi yang melibatkan pejabat publik. Praktik tersebut dinilai tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Dampaknya, proses pembangunan yang seharusnya dirasakan secara merata justru terhambat dan menimbulkan ketimpangan sosial.

Selain persoalan hukum dan tata kelola pemerintahan, Mahendra juga menyinggung rangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Menurutnya, bencana tidak hanya membawa kerugian materi, tetapi juga meninggalkan dampak sosial yang panjang, mulai dari korban jiwa hingga hilangnya tempat tinggal dan sumber penghidupan masyarakat.

Perhatian khusus turut diarahkan pada insiden keracunan makanan dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MBG) serta sejumlah persoalan lain yang muncul di lingkungan Kementerian Sosial. Ia menegaskan bahwa program yang menyasar kelompok rentan seharusnya dijalankan dengan pengawasan ketat dan standar keamanan yang tinggi agar tidak menimbulkan masalah baru di tengah upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Mahendra juga mengingatkan seluruh jajaran DPW IWOI Jawa Tengah untuk tetap memegang teguh profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menekankan pentingnya peran jurnalis sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.

Baca Juga:  KORMI Banyumas Bakal Gelar Festival Olahraga Masyarakat 2025

Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam mengawal kebijakan publik, mengkritisi penyimpangan, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar. Oleh karena itu, IWOI diharapkan terus berkontribusi aktif dalam menjaga iklim demokrasi dan penegakan keadilan di Indonesia.

Mahendra berharap, melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, media, dan masyarakat, berbagai persoalan yang dihadapi bangsa saat ini dapat diselesaikan secara bijak, sehingga Indonesia mampu melangkah menuju masa depan yang lebih adil dan bermartabat.