BANYUMAS (Jawapost.Net) – Program Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Organisasi Kebersamaan Bersatu (OKB) tahun 2025 resmi dicairkan, Selasa (14/10/2025), di Sekretariat Danlir (Dana Bergulir) OKB Kecamatan Kebasen,Kabupaten Banyumas. Tahun ini, total dana yang disalurkan mencapai Rp.50 juta, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp.35 juta.

Peningkatan ini menjadi sinyal positif atas kinerja kelompok UMKM OKB yang beranggotakan sepuluh pelaku usaha mikro. Mereka dinilai berhasil menjaga kepercayaan Dinas UMKM Kabupaten Banyumas melalui pengelolaan dana yang disiplin, transparan, dan profesional.

“Alhamdulillah, tahun ini dana bergulir kembali cair dengan nilai yang meningkat. Ini berkat kerja keras dan tanggung jawab seluruh anggota dalam mengelola dana sebelumnya,” ujar salah satu perwakilan kelompok UMKM OKB.

Dukungan juga datang dari pihak Kecamatan Kebasen dan Dinas UMKM Banyumas yang terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro di wilayahnya.

Diharapkan, tambahan modal ini mampu memperluas jangkauan usaha anggota, meningkatkan produksi, dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Program Danlir UMKM OKB ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat sektor UMKM, yang selama ini terbukti menjadi tulang punggung perekonomian daerah. (**).

Baca Juga:  UMKM Indonesia Tumbuh Positif di Kuartal Pertama 2025, Digitalisasi Jadi Kunci Utama