JAWAPOST.Net | Karangayar ~ Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya melalui kegiatan tanam raya jagung serentak kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Dukuh Kramat RT 03 RW 06, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama unsur Forkopimda dan para petani gabungan kelompok tani (gapoktan) setempat.

Turut hadir pula sejumlah pejabat utama Polda Jawa Tengah, Kapolres Karanganyar Arman Sahti serta Bupati Karanganyar Rober Christanto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Penanaman jagung tersebut dilakukan di lahan seluas 2,3 hektar. Lahan tersebut merupakan lahan milik swasta yang dikelola oleh Pemerintah Desa Kemiri serta menjadi lahan binaan Polsek Kebakkramat.

Pada panen raya tahun 2025 lalu, lahan seluas 2,3 hektar tersebut mampu menghasilkan sekitar 2,5 ton jagung. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu alasan lahan ini kembali dimanfaatkan untuk mendukung program tanam jagung pada tahun 2026.

Selain melakukan penanaman jagung secara simbolis, pada kesempatan tersebut juga diserahkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani setempat.

Bantuan yang diberikan antara lain alat pipil jagung, pompa air, alat semprot, pupuk dan pestisida, benih jagung jenis pioner dan thunder masing-masing 5 kilogram, paket sembako, serta alat tanam jagung untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Kegiatan di Karanganyar ini merupakan bagian dari program Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari kawasan pertanian Tanjung Senai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan melalui sambungan video.

Baca Juga:  Apel Operasi Lilin 2025 Digelar, Polres Purbalingga Siagakan 380 Personel Amankan Nataru

Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan bahwa program penanaman jagung menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia mengungkapkan bahwa pada kuartal pertama tahun ini penanaman jagung telah dilakukan di lahan seluas lebih dari 161 ribu hektar dengan potensi panen mencapai sekitar 3,94 juta ton.

Kapolri juga menekankan bahwa tanaman jagung tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan dan pakan ternak, tetapi juga memiliki potensi untuk diolah menjadi sumber energi alternatif yang dapat mendukung upaya transisi menuju energi terbarukan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Artanto menjelaskan bahwa kehadiran Kapolda dalam kegiatan tanam raya jagung di Karanganyar merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Polda Jawa Tengah melalui jajaran kewilayahan juga terus berperan aktif dalam mendampingi para petani dan kelompok tani agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayahnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai strategis bagi ketahanan pangan nasional,” ujar Kombes Pol Artanto.

(Shlh).