
SEMARANG, JAWAPOST.net – Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah cuaca hujan dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026.
Hujan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas apabila pengendara tidak berhati-hati.
Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan, kondisi hujan dapat menyebabkan jarak pandang terbatas dan permukaan jalan licin.
Pengendara diminta mengendalikan kecepatan, mematuhi aturan lalu lintas, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, serta menghindari manuver mendadak.
“Cuaca saat ini tidak bisa diprediksi, makanya pengendara harus lebih hati-hati lagi saat di perjalanan terutama ketika turun hujan,” kata Artanto, Sabtu (7/2/2026).

Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, seperti rem, ban, dan wiper berfungsi dengan baik.
Pengendara sepeda motor diimbau menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap, termasuk helm berstandar SNI dan jas hujan yang tidak mengganggu keseimbangan.
Berdasarkan data Posko Operasi Keselamatan Candi hingga hari kelima pelaksanaan, jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada 2025 tercatat 190 kejadian, sementara pada 2026 meningkat menjadi 220 kejadian atau naik 30 kasus sekitar 16 persen.

Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia menurun dari 8 orang pada 2025 menjadi 4 orang pada 2026. Korban luka berat juga turun dari 9 orang menjadi 2 orang. Sementara korban luka ringan meningkat dari 223 orang menjadi 270 orang.
Kepolisian menilai peningkatan angka kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius, terutama di tengah kondisi cuaca hujan.
Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026, kepolisian terus mengintensifkan edukasi, imbauan, serta penegakan aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan.
“Diharapkan dengan meningkatnya kepatuhan dan kehati-hatian pengendara, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif meski di tengah cuaca hujan,” pungkas Artanto.
(Shlh).
