Banyumas, Jawapost.net — Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Banyumas memperkuat konsolidasi internal sekaligus peningkatan kompetensi anggota melalui silaturahmi bersama Ketua Bagian Komunikasi Satelit ORARI Pusat, Suryono Adisoemarta (YD0NXX), di Purwokerto, Selasa malam (30/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum awal kepengurusan baru ORARI Lokal Banyumas periode 2025–2028 untuk mendorong peran strategis amatir radio dalam komunikasi nasional.

Suryono menekankan pentingnya aktivitas nyata dan peningkatan kemampuan berkelanjutan sebagai kunci menghidupkan organisasi.

Menurut dia, komunikasi satelit bukan sekadar pengembangan hobi, melainkan bagian dari latihan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, terutama bencana alam.

Ia menjelaskan, dalam kondisi bencana besar, jaringan listrik dan komunikasi seluler berpotensi lumpuh dalam beberapa jam pertama. Pada fase itulah amatir radio menjadi tumpuan untuk pelaporan dan koordinasi lapangan.

Pengalaman saat gempa Palu menjadi salah satu contoh nyata peran krusial komunikasi radio amatir.

Selain peningkatan kompetensi teknis, Suryono juga menyoroti pentingnya sinergi antarlokal ORARI, keterlibatan generasi muda, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Sinergi tersebut dinilai dapat menghidupkan lokal yang kurang aktif sekaligus memperkuat peran ORARI dalam promosi potensi daerah dan kesiapsiagaan kebencanaan.

ORARI Pusat, kata dia, siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan dan tema kegiatan yang dikembangkan daerah.

 

 

Ketua ORARI Lokal Banyumas periode 2025–2028, Hardjo Oemar Sajat (YC2KIL), menyatakan kehadiran perwakilan ORARI Pusat menjadi suntikan semangat bagi kepengurusan baru.

Ia menilai pengembangan komunikasi satelit di Banyumas masih perlu diperkuat dan menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas anggota.

Sejumlah anggota ORARI Banyumas juga menyambut positif kegiatan tersebut. Eko W (YD2TKI) menilai kehadiran ORARI Pusat memberikan motivasi besar agar Banyumas berkembang di berbagai bidang, termasuk satelit dan ARDF.

Baca Juga:  Madrasah Al-Ittihaad 2 Silaturahmi ke dr. Tangguh untuk Matangkan Rencana Khitan Masal, Donor Darah, dan Cek Kesehatan

Sementara Seto (YG2BXM) menekankan pesan tentang pentingnya peningkatan kapasitas diri dan semangat belajar lintas generasi demi keberlanjutan organisasi.

Menutup pertemuan, Suryono kembali menegaskan bahwa kualitas amatir radio tidak ditentukan oleh jenjang atau prefix panggilan, melainkan oleh kompetensi.

Ia mendorong anggota untuk terus meningkatkan kemampuan secara bertahap, mulai dari komunikasi suara hingga teknologi digital dan satelit.

Silaturahmi yang berlangsung hangat tersebut dihadiri sejumlah pengurus dan anggota ORARI Lokal Banyumas.

Kegiatan ini menegaskan komitmen ORARI Banyumas untuk memperkuat peran amatir radio sebagai cadangan komunikasi nasional yang siap berkontribusi bagi kemanusiaan dan kebencanaan. (Shlh).