
CILACAP, Jawapost.net // Pemerintah Desa Karang Nangka, Kecamatan Binangun, Cilacap, menggelar musyawarah pengadaan barang dan jasa bagi BUMDes Berkah Nangka pada Rabu, 4 Desember 2025, di Aula Balai Desa setempat.
Pertemuan ini dihadiri Direktur BUMDes Sumarno bersama jajaran pengurus, perangkat desa, serta para penyedia.
Forum tersebut menjadi langkah awal penyusunan rencana kerja BUMDes secara transparan. Sumarno menyampaikan bahwa sejak berdiri pada 2019, tahun ini untuk pertama kalinya BUMDes menerima dukungan permodalan dari pemerintah daerah.
Ia menyebut total bantuan yang diterima mencapai Rp.140 juta, dengan ketentuan 20 persen bersumber dari dana desa. Menurutnya, dukungan ini membuka peluang bagi BUMDes untuk mulai menjalankan unit usaha secara lebih maksimal.
Sumarno juga memaparkan rencana pengembangan usaha di sektor pertanian, salah satunya produksi pupuk organik berbahan limbah ternak puyuh.
Pupuk tersebut akan melalui proses fermentasi sebelum dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau.
Pemerintah desa berharap penguatan permodalan serta perencanaan yang terarah mampu menjadikan BUMDes Berkah Nangka sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Selain meningkatkan pendapatan asli desa, BUMDes ditargetkan dapat membuka peluang usaha baru bagi warga dan dikelola secara profesional serta berkelanjutan. (Shlh)
