KEBUMEN, JAWAPOST.net — Sebuah rumah milik Umi Qoriah Setyaningsih (50), warga Desa Prembun, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, mengalami kebakaran saat dalam kondisi kosong, Sabtu (7/2/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh dua saksi yang berada di depan ruko tak jauh dari lokasi.

Para saksi mendengar teriakan kebakaran dari arah belakang ruko, lalu melihat asap tebal membumbung dari rumah korban. Warga kemudian berupaya memadamkan api secara manual serta mendobrak pintu rumah yang terkunci untuk menyelamatkan barang-barang di dalam.

Perangkat desa setempat selanjutnya menghubungi petugas kepolisian, TNI, dan pemadam kebakaran. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45 WIB.

Pemilik rumah tiba di lokasi sekitar pukul 13.55 WIB dan mendapati bagian dapur serta gudang belakang rumahnya dalam kondisi terbakar.

 

 

Hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Polres Kebumen menunjukkan api diduga berasal dari korsleting listrik di area dapur dan gudang.

Sejumlah kabel ditemukan hangus terbakar, sementara atap dapur dan gudang yang terbuat dari kayu dan seng mengalami kerusakan.

Beberapa perabotan dapur, pakaian, bahan plastik, tumpukan kayu, sepeda, serta mesin motor ikut terbakar. Adapun kompor gas, meteran listrik, stop kontak, dan kipas angin ditemukan dalam kondisi relatif aman.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Sejumlah personel gabungan dari Polsek Prembun, Inafis Polres Kebumen, unsur TNI, dan pemerintah kecamatan diterjunkan ke lokasi untuk pendataan korban dan saksi serta membantu evakuasi barang-barang.

Baca Juga:  Antisipasi Kecelakaan, AKBP Windy Syafutra Inisiasi Pelatihan Khusus Sopir MBG se-Purworejo

Polisi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik rumah guna mencegah kebakaran. Korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah warga.

(Shlh).