
Semarang | Jawapost.net
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Tengah melalui Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) menggelar upacara tabur bunga di perairan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan bangsa dan anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada negara.
Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, upacara laut ini bukan sekadar rangkaian seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk meneladani nilai-nilai perjuangan, dedikasi, dan pengorbanan para pendahulu.
Pelaksanaan upacara dilakukan di atas perairan Semarang dengan melibatkan sejumlah armada Ditpolairud Polda Jateng, di antaranya KP Zaitun 3014, KP IX-2007, KP IX-2010, serta Rigid Inflatable Boat (RIB). Karolog Polda Jateng Kombes Pol Nirboyo, S.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol Raspani, S.I.K., hadir sebagai cadangan inspektur upacara.
Suasana penuh haru dan penghormatan terasa saat prosesi berlangsung. Diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, hingga pelarungan bunga ke laut yang diikuti para pejabat utama dan Bhayangkari Ditpolairud Polda Jateng.
Bunga-bunga yang mengapung di perairan Pelabuhan Tanjung Emas menjadi simbol penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan dan anggota Polri yang telah mengabdikan hidupnya demi keamanan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat.

Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol Raspani menegaskan bahwa tradisi tabur bunga memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan pentingnya semangat pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
“Tabur bunga merupakan wujud penghormatan dan doa bagi para pahlawan serta anggota Polri yang telah mendahului kita dalam pengabdian. Semangat juang dan pengorbanan mereka menjadi teladan bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Raspani.
Menurutnya, tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengandung pesan kuat bahwa seluruh tugas kepolisian harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat dengan dilandasi integritas, profesionalisme, dan ketulusan dalam melayani.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai penghormatan terhadap jasa para pendahulu sekaligus memperkuat karakter pengabdian anggota Polri.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh personel untuk terus mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan serta anggota Polri yang telah gugur dalam menjalankan tugas. Semangat pengabdian mereka harus tetap hidup dan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk semakin profesional, humanis, serta hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Kombes Pol Artanto.
Melalui prosesi tabur bunga di laut, Polda Jawa Tengah tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus menjaga amanah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semangat yang diwariskan para pendahulu diharapkan menjadi energi moral bagi seluruh personel Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.
Pewarta : Shlh
