
Kendal | Jawapost.Net
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung Marshalling Area (MA) Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 935/Satria Bahurekso di Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Rabu (8/7/2026). Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali, S.Sos., M.I.P. bersama jajaran TNI.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional Yonif TP 935/Satria Bahurekso sebagai satuan yang diproyeksikan tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan wilayah serta pemberdayaan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Yusuf.
Di hadapan para prajurit, Sjafrie menegaskan bahwa keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan memiliki fungsi strategis yang melampaui tugas pertahanan semata. Menurutnya, satuan ini juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah melalui penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sebagai tentara yang lahir dari rakyat dan dididik oleh negara, seluruh pengabdian TNI adalah untuk kepentingan rakyat,” tegas Sjafrie.
Menhan juga mengingatkan para prajurit bahwa Kabupaten Kendal memiliki nilai sejarah dan religius yang kuat. Karena itu, ia meminta seluruh personel senantiasa menghormati masyarakat, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta menghindari segala bentuk perselisihan, baik dengan warga maupun sesama aparat.
“Kamu harus siap untuk membela rakyat dari Sabang sampai Merauke. Kamu harus siap membela Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” pesannya di hadapan prajurit.
Selain mengasah kemampuan tempur, Sjafrie menekankan pentingnya membangun karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan siap mengemban tugas di seluruh penjuru Nusantara. Ia mengingatkan agar setiap prajurit selalu berpegang teguh pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut Kepala Biro Infohan Setjen Kemhan RI Brigjen TNI Rico R.S., Karo TU Kemhan Brigjen TNI Charles Y., Kasrem 073/Makutarama Letkol Inf Andika Baroto, S.I.P., M.H.I., serta Danyon TP 935/Satria Bahurekso Mayor Inf Heri Pribadi.
(Shlh).
