Banyumas | Jawapost.Net

SMP Negeri 1 Baturraden terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dengan memperkuat kapasitas tenaga pendidik. Menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah tersebut menggelar In House Training (IHT) yang berlangsung selama lima hari, mulai Selasa hingga Sabtu, 14–18 Juli 2026, di aula sekolah.

Kegiatan ini diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat baru, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan proses pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna.

IHT menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Assoc. Prof. Santhy Hawanti, Ph.D., dosen Program Magister FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri, S.T., serta pengawas SMP.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai review Kurikulum Standar Pendidikan, penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), hingga optimalisasi perangkat pembelajaran berbasis Deep Learning guna mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna.

Kepala SMP Negeri 1 Baturraden, Tri Agus Hariyatno, S.Pd., mengatakan bahwa dinamika dunia pendidikan menuntut setiap guru untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi agar mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

“In House Training menjadi salah satu langkah sekolah untuk membangun semangat baru sekaligus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan budaya belajar, berbagi pengalaman, dan saling menginspirasi di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap tercipta budaya belajar dan berbagi praktik baik di lingkungan sekolah dengan semangat baru,” tambahnya.

Pelaksanaan IHT berlangsung secara interaktif melalui diskusi, praktik pembelajaran, serta berbagi pengalaman antarpendidik. Hasil pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata di ruang kelas sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik.

Baca Juga:  Sayap-Sayap Kecil Mengudara: Wisuda TK Wadl Dhuha dan Pentas Seni yang Menginspirasi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, S.T., mengingatkan pentingnya menjaga integritas sebagai seorang pendidik. Menurutnya, guru memiliki peran strategis bukan hanya dalam mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi teladan dalam sikap, perilaku, integritas, dan kedisiplinan,” tegasnya.

Widodo juga mendorong seluruh peserta agar materi yang diperoleh selama In House Training tidak berhenti pada tataran teori, melainkan diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran sehari-hari demi meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 1 Baturraden.

(Shlh).