Wonogiri | Jawapost.Net

Menghadapi puncak musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kodim 0728/Wonogiri menggelar latihan gabungan penanggulangan bencana bersama berbagai instansi di kawasan Alas Kethu, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman bencana.

Latihan tersebut merupakan bagian dari strategi TNI untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi potensi Karhutla maupun kebakaran di kawasan permukiman. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya suhu udara dan kondisi cuaca panas yang melanda wilayah Wonogiri dalam sebulan terakhir.

Kegiatan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, SAR, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, perangkat desa, serta masyarakat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian latihan yang mengombinasikan materi teori dan simulasi lapangan.

Berbagai skenario diterapkan dalam latihan, mulai dari penyuluhan pencegahan Karhutla kepada masyarakat, pendirian posko darurat, simulasi pemadaman api, evakuasi korban di medan sulit, hingga tahapan pemulihan pascabencana melalui penghijauan kembali pada area terdampak kebakaran.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah simulasi pemadaman api dan penyelamatan korban di kawasan hutan dengan akses yang sulit dijangkau kendaraan. Dalam skenario tersebut, personel gabungan dituntut bergerak cepat, berkoordinasi, dan mengambil keputusan secara tepat sesuai kondisi lapangan.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiops Kapten Inf Suraji mengatakan, latihan gabungan ini bertujuan memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan teknis prajurit dan seluruh personel yang terlibat dalam menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.

“Latihan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teori, tetapi juga penguasaan teknik penanggulangan bencana serta memperkuat soliditas koordinasi lintas sektor agar penanganan di lapangan berjalan lebih efektif,” ujar Suraji.

Baca Juga:  Dokkes Polresta Banyumas Bersama PMI Himpun Puluhan Kantong Darah

Ia menegaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen TNI dalam mendukung upaya mitigasi bencana bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Shlh).