
Purbalingga | Jawapost.Net
PURBALINGGA – Polres Purbalingga menghadirkan ruang positif bagi generasi muda melalui turnamen Kapolres Purbalingga Mabar Esports. Kegiatan yang digelar selama dua hari, 14–15 Agustus 2026, tersebut menjadi ajang menyalurkan minat dan bakat anak muda sekaligus mempererat kedekatan antara kepolisian dan komunitas esports.
Turnamen berlangsung dalam dua kategori permainan. Pada Jumat (14/8/2026) malam, sebanyak 20 peserta berkompetisi dalam permainan eFootball. Sementara pada Sabtu (15/8/2026) malam, kompetisi berlanjut melalui Mobile Legends: Bang Bang yang diikuti 16 tim.
Kasat Binmas Polres Purbalingga AKP Tedy Subiyarsono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda dengan menyediakan ruang yang sehat, sportif, dan produktif.
Menurutnya, esports tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan, membangun komunikasi, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara positif.
“Melalui kegiatan ini, minat dan bakat anak muda dapat tersalurkan secara sehat dan sportif, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Tedy, Minggu (16/8/2026).
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini juga menjadi salah satu langkah preventif agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam aktivitas negatif, khususnya saat akhir pekan. Dengan adanya ruang kreatif dan produktif, anak muda diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital secara lebih bijak.
Kapolres Purbalingga Mabar Esports, lanjutnya, sekaligus menjadi sarana memperkuat kemitraan antara Polri dan pemuda untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kapolres Purbalingga Mabar Esports tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat kemitraan Polri dengan pemuda, serta mendorong pemanfaatan teknologi dan media digital secara bijak dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Apresiasi terhadap turnamen tersebut juga disampaikan Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Purbalingga, Daffa Putra Irawan. Ia menilai kegiatan yang digagas Polres Purbalingga tersebut memberikan ruang yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki ketertarikan di dunia esports.
“Kami dari ESI Purbalingga berharap, berangkat dari kegiatan seperti ini, akan melahirkan anak-anak yang berprestasi dan bisa membanggakan Kabupaten Purbalingga,” ucap Daffa.
Sementara itu, salah satu peserta, Latif Ramadan dari Kecamatan Mrebet, mengaku antusias mengikuti turnamen tersebut. Ia menilai kegiatan yang mempertemukan para pemain esports dalam suasana kompetitif sekaligus positif dapat ikut mendorong perkembangan esports di Kabupaten Purbalingga.
Ia berharap turnamen serupa dapat kembali digelar dengan cakupan peserta yang lebih luas.
“Semoga turnamen ini bisa diselenggarakan lagi, dengan peserta yang lebih banyak dan hadiah yang lebih besar,” harapnya.
Bagi para peserta, pertandingan bukan hanya tentang kemenangan di layar permainan. Lebih dari itu, turnamen tersebut menjadi ruang untuk bertemu, berkompetisi secara sehat, serta menunjukkan bahwa dunia digital juga dapat diarahkan menjadi wadah kreativitas dan prestasi generasi muda.
By : (Shlh)
