
Cilacap | Jawapost.Net
Reporter : Shlh.
CILACAP – Setelah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN), Kepala Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Nusawungu, Bambang Nuryanto, resmi memasuki masa purna tugas. Perpisahan berlangsung hangat dalam acara silaturahmi dan pelepasan yang digelar di Pendopo Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Nusawungu, TNI-Polri, Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Nusawungu, jajaran pemerintah kecamatan, Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, serta berbagai mitra kerja yang selama ini berinteraksi dan bersinergi dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas Nusawungu 1, dr. Gilang, bersama jajaran juga hadir dalam momentum tersebut. Suasana berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan eratnya hubungan yang telah terbangun selama Bambang menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Pelepasan purna tugas itu sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan donor darah rutin yang diselenggarakan PMI Kabupaten Cilacap. Warga, aparatur pemerintah, dan masyarakat sekitar turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Bagi Bambang, berakhirnya masa kedinasan bukan sekadar pergantian fase kehidupan. Ia menyebut purna tugas sebagai momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus membuka lembaran baru.
“Dengan penuh rasa syukur karena masih diberikan kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan, hari ini telah tiba saatnya saya mengakhiri perjalanan panjang sebagai aparatur sipil negara,” ujar Bambang.
Ia mengakui, perjalanan pengabdian tidak selalu berjalan mulus. Beragam tantangan, pengalaman, suka maupun duka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugasnya. Namun, kebersamaan dengan rekan kerja dan para mitra justru menjadi salah satu kenangan paling berharga.

“Pengabdian bukan sekadar menjalankan tugas, bukan pula seberapa lama dan seberapa besar hasil yang dicapai, melainkan sebuah panggilan hati untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara serta keluarga,” katanya.
Di hadapan para kolega dan mitra kerja, Bambang juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat perkataan, sikap maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Saya menyadari bahwa saya bukan manusia yang sempurna. Dari hati yang paling dalam saya mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf, kekurangan dan kesalahan selama menjalankan tugas,” ucapnya.
Memasuki masa pensiun, Bambang menegaskan bahwa berakhirnya tugas sebagai ASN tidak berarti berhenti memberikan manfaat. Ia ingin tetap hadir dan berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat, meski dengan ruang pengabdian yang berbeda.
“Surat tugas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah awal baru untuk menjalankan fase kehidupan berikutnya. Saya berharap masih dapat memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga dan masyarakat, meski dalam bentuk yang berbeda,” tuturnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada ASN dan seluruh mitra kerja yang masih aktif agar tidak kehilangan integritas dalam menjalankan amanah. Dedikasi, loyalitas dan keikhlasan, menurutnya, harus tetap menjadi landasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ucapan selamat dan doa juga disampaikan Kepala Puskesmas Nusawungu 1, dr. Gilang. Ia berharap masa pensiun dapat menjadi kesempatan bagi Bambang untuk menikmati lebih banyak waktu bersama keluarga tanpa meninggalkan tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin.

“Selamat purna tugas, Pak Bambang. Semoga semakin sehat, semakin bahagia dan dapat berkumpul lebih banyak waktu bersama keluarga. Silaturahmi dengan teman-teman dan kerabat di Kecamatan Nusawungu tetap terjaga,” ujar dr. Gilang.
Apresiasi serupa datang dari Kepala Desa Karangsembung, Tarman, yang mewakili Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Nusawungu. Ia menilai Bambang memiliki peran penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah desa dengan berbagai pihak, khususnya terkait persoalan kependudukan dan program keluarga berencana.
“Jasa Pak Bambang di desa tidak akan kami lupakan. Beliau sering berkomunikasi dengan pemerintah desa, terutama dalam pendampingan terkait pernikahan di bawah umur,” kata Tarman.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Bambang selama bertugas memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial maupun kependudukan.
Tarman berharap komunikasi dan hubungan kekeluargaan yang selama ini terbangun tidak terputus hanya karena Bambang telah memasuki masa pensiun.

Sementara itu, sambutan Camat Nusawungu disampaikan Sekretaris Kecamatan Nusawungu, Sungeb, S.Sos., MM. Ia menegaskan bahwa pensiun merupakan tahapan yang secara alamiah akan dilalui setiap ASN. Namun, berakhirnya masa kedinasan bukan berarti seseorang berhenti menjadi bagian dari lingkungan sosialnya.
“Pak Bambang hari ini telah menyelesaikan tugas negara dan tugas pemerintahan, tetapi bukan berarti pensiun sebagai warga masyarakat,” ungkapnya.
Pemerintah Kecamatan Nusawungu turut menyampaikan penghargaan atas dedikasi Bambang selama menjalankan tugas. Doa terbaik disampaikan agar masa purna tugas dapat dijalani dalam kondisi sehat, sejahtera dan bahagia bersama keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah kecamatan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas bersama terdapat kesalahan dan kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan donor darah rutin PMI Kabupaten Cilacap.
Bagi Bambang Nuryanto, hari itu bukanlah titik akhir sebuah pengabdian. Masa purna tugas justru menjadi awal perjalanan baru—kembali lebih dekat dengan keluarga, tetap menjaga silaturahmi, dan terus memberi manfaat bagi masyarakat dengan cara yang berbeda. (**).
