
Cilacap | Jawapost.Net
Reporter : Shlh.
CILACAP – Persiapan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) menjadi salah satu fokus utama dalam rapat koordinasi kepala sekolah SD Negeri se-Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Selasa (2/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Korwilcam Nusawungu tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi antara Korwilcam, pengawas, dan kepala sekolah terkait berbagai agenda pendidikan yang akan dilaksanakan.
Rakor dihadiri Kepala Korwilcam Nusawungu Naryati Retno Utami, S.Pd., M.Pd., jajaran Korwilcam, para pengawas, serta kepala sekolah SD Negeri se-Kecamatan Nusawungu atau yang mewakili.
Dalam arahannya, Naryati menekankan pentingnya kesiapan administrasi sebelum ASTS dilaksanakan. Seluruh dokumen yang diperlukan diminta sudah tersedia di meja pengawas masing-masing sehingga dapat diperiksa lebih awal.
“Untuk persiapan ASTS, mohon administrasinya dipersiapkan. Sebelum pelaksanaan, administrasi sudah berada di meja pengawas masing-masing agar dapat diperiksa dan dipastikan sesuai,” ujar Naryati.
Menurutnya, pemeriksaan administrasi oleh pengawas bukan sekadar kelengkapan dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyatukan pemahaman antara kepala sekolah dan pengawas. Dokumen yang telah sesuai dapat disahkan melalui tanda tangan pemeriksaan, sementara kekurangan yang ditemukan akan disertai masukan untuk segera diperbaiki.
Naryati juga mengingatkan bahwa keberhasilan ASTS tidak hanya ditentukan oleh kesiapan administrasi. Kondisi peserta didik, penguasaan materi pembelajaran, hingga kesehatan siswa perlu menjadi perhatian sekolah.
“Anak-anak juga harus dipersiapkan dengan materi pembelajaran. Kesehatan mereka juga perlu diperhatikan agar dapat mengikuti pelaksanaan ASTS dengan baik,” katanya.
Selain ASTS, forum tersebut turut membahas sejumlah persoalan teknis pendidikan, mulai dari administrasi kehadiran, penyesuaian kegiatan sekolah dengan kondisi cuaca, hingga agenda pendidikan yang perlu dipersiapkan masing-masing satuan pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, Pengawas Agus Sauqi menyampaikan informasi mengenai peluang bagi guru untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan melalui program kerja sama dengan perguruan tinggi.

Program tersebut membuka kesempatan bagi guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 maupun S2, termasuk peluang memperoleh beasiswa atau potongan biaya pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Agus meminta guru yang berminat mengikuti program tersebut untuk berkoordinasi langsung guna memperoleh informasi mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, serta kebutuhan surat rekomendasi dari PGRI Kabupaten Cilacap.
“Kalau ada yang ingin mendaftar, bisa langsung koordinasi dengan saya. Kami akan membantu terkait rekomendasi dan informasi programnya,” tutur Agus.
Ia mendorong para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri. Menurutnya, peningkatan kualitas tenaga pendidik merupakan bagian penting dalam menjaga mutu pembelajaran dan memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik kepada peserta didik.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan teknis bersama pengawas dan kepala sekolah. Pembahasan difokuskan pada persiapan ASTS serta berbagai administrasi dan agenda pendidikan di masing-masing sekolah.
Sementara itu, pembahasan mengenai ATS (Anak Tidak Sekolah) tidak dilakukan dalam rakor tersebut. Agenda tersebut akan dibahas melalui rapat tersendiri pada waktu dan tempat yang berbeda agar pembahasannya dapat lebih fokus sesuai tujuan dan kebutuhan.
Rakor berlangsung tertib dan lancar. Melalui forum koordinasi tersebut, Korwilcam Nusawungu mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih solid antara Korwilcam, pengawas, kepala sekolah, dan tenaga pendidik.
Koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu memastikan setiap agenda pendidikan dipersiapkan secara matang. Dengan demikian, pelaksanaan ASTS dan kegiatan sekolah lainnya dapat berjalan tertib, lancar, serta memperhatikan kesiapan administrasi dan kondisi peserta didik. (**).
