Kebumen | Jawapost.Net
Reporter : Shlh.

Kemarau panjang mulai memukul kebutuhan dasar warga di sejumlah wilayah Kebumen. Di Dukuh Jamus, Dusun Widoro Payung Barat, Desa Widoro, Kecamatan Karangsambung, sumber air yang selama ini menjadi tumpuan warga perlahan mengering.

Melihat kondisi tersebut, Polsek Karangsambung turun langsung menyalurkan bantuan sekitar 1.000 liter air bersih kepada warga, Senin (7/9/2026) sore. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 55 kepala keluarga atau sekitar 200 warga.

Kapolsek Karangsambung Iptu Fuad Inayah bersama dua personel kepolisian mendistribusikan air mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Penyaluran dilakukan dengan mendatangi langsung permukiman warga yang terdampak kekurangan air.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, air bersih menjadi kebutuhan yang semakin mendesak seiring berlangsungnya musim kemarau. Tidak hanya untuk konsumsi, air dibutuhkan warga untuk memasak, mencuci, mandi, hingga memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari.

“Air merupakan kebutuhan dasar. Kami akan melihat kondisi di lapangan dan berupaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air,” ujar AKBP Putu.

Tantangan distribusi tidak ringan. Lokasi permukiman warga berada cukup jauh dan masuk ke wilayah yang sulit dijangkau kendaraan pengangkut air. Untuk memastikan bantuan tetap sampai, kepolisian memanfaatkan mobil patroli Backbone sebagai sarana mengangkut air bersih menuju lokasi.

“Kondisi geografis menjadi salah satu kendala dalam proses distribusi. Mobil patroli Backbone digunakan untuk mengangkut air untuk menuju lokasi permukiman warga,” jelasnya.

Dalam situasi tersebut, air yang telah dibawa ke lokasi kemudian dikemas menggunakan botol bekas galon air mineral agar lebih mudah dibagikan dan dibawa oleh warga.

Kepala Dusun Widoro Payung, Ifnu Wardana, yang hadir mewakili Kepala Desa Widoro, turut menyaksikan proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Cemburu Berujung Bullying, Lima Anak Diamankan Polresta Cilacap

Bagi warga, bantuan tersebut menjadi penopang sementara ketika sumber air yang selama ini digunakan mulai tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kapolres Kebumen menegaskan, kondisi kemarau panjang membutuhkan perhatian dan langkah bersama. Polres Kebumen akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait untuk memetakan wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih,” kata Putu.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari respons kepolisian terhadap dampak kemarau, dengan memastikan masyarakat yang berada di wilayah sulit mendapatkan akses bantuan tetap menjadi perhatian. (**).