Boyolali | Jawapost.Net
Reporter : Shlh.

Masa pensiun bukan garis akhir bagi seorang prajurit untuk mengabdi. Pesan itu mengemuka dalam upacara bendera di Makodim 0724/Boyolali, Senin (7/9/2026), yang sekaligus menjadi momentum pelepasan anggota yang memasuki masa purna tugas.

Upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, dipimpin Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya.

Dalam amanatnya, Mayor Inf Sri Suraya menyampaikan penghargaan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI Angkatan Darat atas dedikasi, loyalitas, serta tanggung jawab yang telah diberikan selama menjalankan tugas.

Ia juga secara khusus memberikan apresiasi kepada anggota yang memasuki masa purna tugas. Menurutnya, berakhirnya masa kedinasan justru menjadi awal bagi para prajurit untuk melanjutkan pengabdian melalui lingkungan dan peran yang berbeda.

“Atas nama pribadi dan komando, saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan pengabdian selama bertugas di Kodim 0724/Boyolali. Selamat jalan dan selamat memasuki masa purna tugas,” ujar Sri Suraya.

Ia berpesan agar masa pensiun diisi dengan berbagai kegiatan positif serta dimanfaatkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Pergunakan masa pensiun dan isi kegiatan di lingkungan yang baru. Berikan warna yang positif kepada masyarakat agar memberikan kesan yang baik di lingkungan tempat kita berada,” pesannya.

Menurutnya, seragam dan status kedinasan boleh ditanggalkan, tetapi nilai-nilai yang telah melekat selama menjadi prajurit tidak semestinya ikut berhenti. Semangat nasionalisme, kedisiplinan dan jiwa pengabdian diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan para purnawirawan.

“Jadilah contoh yang baik dalam kehidupan di masyarakat. Tunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan jiwa prajurit tidak akan pernah pudar, serta lanjutkan pengabdian di masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Pamapta Polres Tegal Sigap Tangani Kebakaran Kios Pasar Loak di Sub Terminal Bus Adiwerna

Pelepasan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang prajurit tidak semata diukur dari lamanya mengenakan seragam. Setelah memasuki masa purna tugas, pengabdian tetap dapat diwujudkan melalui keteladanan, kepedulian dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. (**).