Banyumas | Jawapost.net. — Kenaikan pangkat harus menjadi momentum bagi prajurit TNI untuk meningkatkan kualitas diri, disiplin, dan profesionalisme.

Tidak hanya membawa kehormatan, pangkat yang lebih tinggi juga menuntut tanggung jawab lebih besar, termasuk kesiapan fisik dalam menjalankan tugas keprajuritan.

Penegasan tersebut disampaikan Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Han., M.Tr.(Han), saat meninjau pelaksanaan tes kesegaran jasmani bagi prajurit yang mengikuti Usulan Kenaikan Pangkat (UKP), Selasa (3/11/2026), di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Tes kesegaran jasmani merupakan salah satu tahapan penting dalam proses kenaikan pangkat prajurit TNI AD. Pengujian ini bertujuan mengukur kemampuan fisik, daya tahan, serta tingkat kebugaran sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tugas dan tanggung jawab yang semakin besar.

Danrem mengingatkan agar tes tersebut tidak sekadar dipandang sebagai formalitas atau persyaratan administratif untuk memperoleh kenaikan pangkat. Sebaliknya, kegiatan ini harus menjadi sarana evaluasi sekaligus dorongan bagi setiap prajurit untuk menjaga kemampuan fisik secara konsisten.

“Jangan hanya berolahraga ketika akan menghadapi UKP. Jadikan olahraga sebagai kebutuhan dan bagian dari kehidupan sehari-hari. Pangkat boleh naik, tetapi harus diikuti peningkatan kualitas diri, disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme sebagai prajurit,” tegasnya.

Menurut Sidik, kebugaran jasmani tidak bisa dibangun secara instan menjelang pelaksanaan tes. Kondisi fisik yang prima membutuhkan pembinaan berkelanjutan, kedisiplinan, serta kesadaran pribadi untuk menerapkan pola hidup sehat dan rutin berolahraga.

Kesiapan fisik juga menjadi modal mendasar bagi prajurit dalam menghadapi beragam tantangan tugas. Dengan kondisi tubuh yang terpelihara, setiap prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas pokok TNI AD secara optimal, baik dalam kegiatan operasional maupun pembinaan teritorial di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Polres Kebumen Dampingi Distribusi Air Bersih di Jogomulyo

Dalam kesempatan tersebut, Danrem meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pengujian dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi kejujuran. Faktor keamanan serta kondisi kesehatan masing-masing prajurit juga harus menjadi perhatian selama pelaksanaan tes.

Melalui kegiatan ini, Korem 071/Wijayakusuma mendorong lahirnya prajurit yang tidak hanya memenuhi persyaratan kepangkatan, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan mental serta kemampuan profesional yang memadai.

Kenaikan pangkat pada hakikatnya merupakan bentuk penghargaan sekaligus amanah pengabdian. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.

Bagi seorang prajurit, pangkat merupakan kehormatan. Namun, kualitas diri, kebugaran jasmani, disiplin, dan tanggung jawab menjadi cerminan nyata profesionalisme serta pengabdian kepada TNI

AD, bangsa, dan negara. (**).

S
Penulis / Wartawan
SAELAN

Verified Journalist