BANYUMAS, JAWAPOST.NET – Alvin Buntoro, anak muda asal Banyumas, membuktikan bahwa kreativitas generasi sekarang tak berhenti di layar komputer. Ia bukan cuma jago desain digital, tapi juga sadar pentingnya perlindungan karya lewat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Salah satu karyanya yang kini jadi sorotan adalah logo baru PT Inti Nusa Nexus. Alvin merancang logo itu dengan filosofi mendalam, menggambarkan konektivitas dan keandalan dalam ekosistem rantai pasok modern. Bentuk jaringan di dalam lingkaran merepresentasikan “Inti” sebagai pusat integrasi yang menghubungkan pemasok, pelanggan, dan mitra bisnis.

“Warna biru tua itu simbol kepercayaan dan profesionalisme, sedangkan biru muda menggambarkan teknologi dan transparansi. Dua warna ini menyatu sebagai komitmen terhadap integritas dan konektivitas yang aman,” jelas Alvin.

Ia juga menegaskan, setiap karya punya nilai intelektual yang harus dilindungi.

“Generasi muda harus berani berkreasi sekaligus sadar pentingnya mendaftarkan hak cipta. Itu bukan cuma soal pengakuan, tapi juga bentuk penghargaan terhadap diri sendiri,” ujarnya.

Dari secangkir kopi dan selembar mendoan di kantin sederhana, Alvin membuktikan bahwa ide besar bisa lahir dari tempat kecil. Kreativitas, katanya, bukan cuma soal gaya— tapi soal tanggung jawab atas karya sendiri.

Reporter : Shlh. 

Baca Juga:  Polemik Status Wartawan, Aceng Syamsul Hadie Tegaskan UU Pers Tak Kenal Istilah Wartawan Ilegal