
SRAGEN, Jawapost.net — Polres Sragen langsung tancap gas di hari pertama Operasi Lilin Candi 2025. Satgas Gakkum berhasil mengungkap dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Masaran dan Karangmalang, sekaligus membongkar jaringan pencurian burung. Sebanyak lima pelaku diamankan.
Pengungkapan dilakukan Sabtu (20/12/2025) sore oleh tim gabungan Opsnal Unit Resmob Polres Sragen bersama Unit Reskrim polsek jajaran. Dari hasil pengembangan, satu pelaku diketahui terlibat di kedua kasus curanmor sekaligus pencurian burung di sejumlah lokasi.
Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Ardi Kurniawan mengatakan, pengungkapan ini merupakan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Di hari pertama Operasi Lilin Candi 2025, kami berhasil mengungkap dua perkara curanmor dan jaringan pencurian burung. Total lima pelaku kami amankan,” katanya.

Kasus curanmor pertama terjadi di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, saat pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang memarkir motor dengan kunci masih tertancap.
Kasus kedua terjadi di Kelurahan Kroyo, Karangmalang, di mana motor korban diambil dari teras rumah pada dini hari.
Dari pengembangan kasus, polisi menemukan para pelaku juga kerap mencuri burung di sejumlah wilayah Sragen.
Burung hasil curian dijual dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 800 ribu per ekor.
Polisi mengamankan dua unit sepeda motor hasil curian beserta barang bukti lainnya.
Para pelaku kini ditahan dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (Shlh).
