
Banyumas | Jawapost.Net. — Program Bakti TNI AD untuk Rakyat resmi dimulai di Alun-Alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/10/2026). Berlangsung hingga 16 Desember 2026, kegiatan ini menyasar pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial di Kabupaten Banyumas serta Kabupaten Kebumen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bersama Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili Irdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han.
Upacara dipimpin Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Edwar Samosir, selaku komandan upacara. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han), Kasrem 071/Wijayakusuma, Dandim 0709/Kebumen, serta para bupati dari Banyumas, Kebumen, Purbalingga, Cilacap, dan Tegal.
Program ini mencakup berbagai sasaran pembangunan, mulai dari jembatan, jalan rabat beton, sumur bor, pipanisasi, hingga pembangunan jamban dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), revitalisasi sekolah, serta pembenahan panti asuhan, makam, dan tempat ibadah juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Pembangunan itu diarahkan untuk memperbaiki akses dan fasilitas dasar yang dibutuhkan masyarakat. Ketersediaan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat menunjang aktivitas warga sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup di wilayah sasaran.
Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Bakti TNI AD untuk Rakyat juga menghadirkan pelayanan kesehatan dan sosial. Kegiatannya meliputi operasi bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, nikah massal, serta fasilitasi pembuatan akta kelahiran.
Rangkaian kegiatan pembukaan turut dimeriahkan pertunjukan seni budaya daerah, antara lain Kenthongan Banyumasan, Tari Cepetan Kebumen, drum band, dan kesenian Ebeg Banyumasan. Penampilan tersebut menghadirkan suasana semarak sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat.
Usai upacara, Gubernur Jawa Tengah menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda, kaki palsu, dan ratusan paket sembako kepada masyarakat. Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari upaya membantu warga yang membutuhkan dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Gubernur juga meninjau sejumlah layanan yang tersedia di lokasi, termasuk stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bengkel servis gratis, Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah, serta penyediaan makanan gratis bagi masyarakat.
Dengan pelaksanaan selama dua bulan, Bakti TNI AD untuk Rakyat diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan sarana fisik, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, bantuan sosial, dan pelayanan administrasi. Kolaborasi lintas sektor dalam program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga Banyumas serta Kebumen.
Reporter : (Shlh).
SAELAN






