
Banyumas | Jawapost.net — Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas membangun aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berintegritas mendapat apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Penghargaan diberikan atas keseriusan Banyumas menerapkan manajemen talenta dalam pengelolaan dan pengembangan karier ASN.
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh dalam Apel Akbar Pembinaan ASN di GOR Satria Purwokerto, Senin (5/10/2026). Kegiatan itu diikuti sekitar 7.000 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Bupati Banyumas Sadewo menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan langsung oleh Kepala BKN sekaligus penghargaan yang diterima Pemkab Banyumas. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Banyumas dalam membangun sistem pengelolaan ASN berbasis manajemen talenta.
Sadewo menegaskan, sistem tersebut akan menjadi pijakan dalam pengembangan karier ASN, termasuk proses promosi dan mutasi. Penilaian akan diarahkan pada kinerja dan rekam jejak secara objektif.
“Ini betul-betul akan diterapkan sehingga promosi dan mutasi ASN berdasarkan kinerja, hasil penilaian yang benar-benar fair,” ujarnya.
Penerapan sistem itu diharapkan membuat pengelolaan karier ASN semakin terukur. Dengan demikian, keputusan terkait pengembangan karier tidak lagi bertumpu pada isu kedekatan ataupun pertimbangan di luar capaian kerja, melainkan pada rekam jejak dan prestasi masing-masing aparatur.
Dalam pembinaannya, Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi langkah Pemkab Banyumas yang dinilai berani melakukan perubahan dalam pengelolaan ASN. Ia menyebut Banyumas sebagai salah satu daerah di Jawa Tengah yang berada di depan dalam penerapan manajemen talenta.
Menurut Zudan, sistem tersebut memungkinkan pengembangan ASN dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kinerja, rekam jejak, pendidikan formal, pelatihan hingga berbagai prestasi yang dimiliki.
Karena itu, ia meminta ASN aktif memperbarui data pendidikan, pelatihan, maupun prestasi agar seluruh rekam jejak dapat tercatat dalam sistem dan menjadi bagian dari penilaian pengembangan karier.
Selain manajemen talenta, Zudan mendorong ASN Banyumas terus meningkatkan kapasitas dan pola pikir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar masyarakat diposisikan sebagai pihak yang berhak memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, ramah, dan dilakukan dengan hati.
Zudan juga meminta ASN serta pimpinan perangkat daerah mampu mengikuti perkembangan teknologi, memperkuat layanan digital, dan membangun kolaborasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif.
Melalui penerapan manajemen talenta dan penguatan pembinaan ASN, Pemkab Banyumas diharapkan mampu membangun tata kelola aparatur yang semakin profesional dan berintegritas, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Reporter : (Shlh).
