
BANYUMAS, JAWAPOST.net — Musyawarah Kabupaten Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas yang digelar pada Sabtu hingga Minggu, 7–8 Februari 2026, menetapkan Nungky Harry Rachmat sebagai Ketua PMI Banyumas periode 2026–2031.
Nungky menggantikan Sadewo Tri Lastiono yang telah memimpin PMI Banyumas pada periode 2021–2026 dan kini menjabat sebagai Bupati Banyumas.
Nungky yang saat ini menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas terpilih secara aklamasi dalam sidang pemilihan ketua.
Ia menjadi satu-satunya calon yang menyatakan kesediaan memimpin organisasi kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, terdapat dua nama yang diusulkan oleh PMI kecamatan, yakni Nungky Harry Rachmat dan dr Tangguh Budi Prasetyo yang menjabat Wakil II Ketua PMI Banyumas.
Namun, dr Tangguh menyatakan tidak bersedia maju sebagai calon ketua sehingga forum musyawarah secara bulat menetapkan Nungky sebagai ketua terpilih.
Dalam sambutan perdananya, Nungky menyatakan kesiapan untuk segera bekerja bersama jajaran pengurus serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menjalankan program-program PMI.
“Saya siap berkolaborasi dengan seluruh pengurus dan Pemerintah Kabupaten Banyumas serta melaksanakan amanat Musyawarah Kabupaten,” ujar Nungky.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang membuka Musyawarah Kabupaten pada Sabtu (7/2) menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan program PMI.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya atas berbagai capaian di bidang kemanusiaan.
Sadewo berharap PMI Banyumas ke depan semakin maju dan produktif, termasuk mempertahankan program strategis seperti pengiriman fraksionasi plasma ke Korea Selatan.
Saat ini, PMI Banyumas tercatat sebagai salah satu dari tiga PMI di Indonesia yang menjalankan program tersebut.
(Shlh).
