
JAWAPOST.Net | Semarang ~ Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Tengah pada masa Operasi Ketupat Candi 2026 menunjukkan peningkatan, khususnya melalui Gerbang Tol Kalikangkung Semarang yang menjadi pintu utama kendaraan dari arah barat menuju Jawa Tengah.
Berdasarkan data lalu lintas pada 15 Maret 2026, tercatat kendaraan yang keluar dari GT Kalikangkung menuju Semarang (arah Jakarta–Semarang) mencapai 31.703 kendaraan. Sementara kendaraan yang masuk menuju arah Jakarta melalui GT Kalikangkung (Semarang–Jakarta) tercatat sebanyak 16.160 kendaraan.
Sementara itu, di Gerbang Tol Banyumanik, kendaraan yang masuk dari arah Surabaya menuju Semarang tercatat sebanyak 18.569 kendaraan, sedangkan kendaraan yang keluar menuju arah Semarang–Surabaya tercatat mencapai 36.860 kendaraan.
Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan mobilitas kendaraan yang melintas di wilayah Jawa Tengah, baik kendaraan yang menuju wilayah tengah Jawa maupun yang melanjutkan perjalanan ke arah timur.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan arus lalu lintas di jalur tol maupun jalur arteri selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
“Polda Jawa Tengah terus memonitor perkembangan arus lalu lintas di sejumlah titik pintu masuk utama, khususnya di Gerbang Tol Kalikangkung yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah barat menuju wilayah Jawa Tengah. Kami juga menyiagakan personel di lapangan untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol. Artanto. Minggu (15/3)
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada para pemudik agar mempersiapkan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi sebelum melakukan perjalanan. Apabila merasa lelah, manfaatkan rest area atau pos pelayanan Operasi Ketupat untuk beristirahat. Kami juga mengingatkan agar tidak berhenti di bahu jalan tol karena sangat berbahaya dan dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Bahu jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan dalam kondisi darurat,” tambahnya.
Polda Jawa Tengah melalui Operasi Ketupat Candi 2026 terus mengoptimalkan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Tengah dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat sampai di tujuan dengan selamat.
(Shlh).
