
Jawapost.net | Wonosobo – Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP) menggelar diskusi publik bertajuk “Wonosobo Melawan Hoaks” sebagai upaya mendorong literasi digital sekaligus menjaga kualitas demokrasi menjelang kontestasi politik di Jawa Tengah.
Kegiatan yang disiarkan melalui kanal digital ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya mantan Kapolda Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memastikan arus informasi tetap akurat dan tidak memicu konflik sosial.
Ketua Umum GMPP, Mantep Abdul G, menyatakan bahwa inisiatif ini tidak hanya berkaitan dengan dukungan politik, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mencegah perpecahan akibat maraknya informasi yang tidak benar.
Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu mengedepankan fakta dalam menentukan pilihan politik.
Diskusi turut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Prof. Iswandi mengulas fenomena hoaks dari perspektif akademik dan dampak sosialnya, sementara jurnalis senior Hersubeno Arief membedah dinamika penyebaran informasi di media sosial.
Pengamat politik Indra Jaya Pilliang juga memberikan analisis terkait pembentukan opini publik dalam situasi politik yang dinamis.
Melalui kolaborasi dengan platform digital seperti Madilog Podcast dan Hersubeno Point, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi literasi digital, khususnya bagi masyarakat Wonosobo dan Jawa Tengah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat, dengan masyarakat yang lebih kritis, selektif, dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi. (Shlh).
