Magelang | Jawapost.Net

Semangat perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 di kawasan Candi Borobudur tidak hanya menghadirkan nuansa spiritual dan toleransi, tetapi juga aksi nyata kepedulian sosial bagi masyarakat.

Polda Jawa Tengah bersama WALUBI menggelar bakti sosial kesehatan gratis di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan kemanusiaan yang mengusung tema “Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan: Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia” itu menjadi salah satu rangkaian utama perayaan Waisak tahun ini. Ribuan warga tampak memadati lokasi untuk mendapatkan layanan kesehatan secara cuma-cuma.

Berbagai layanan medis disediakan bagi masyarakat, mulai dari pengobatan umum dan spesialis, pemeriksaan serta perawatan gigi, operasi katarak, pembagian kacamata baca, operasi bedah minor, hingga operasi bibir sumbing.

Tidak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan layanan skrining TB Paru dalam program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” yang digagas Biddokkes Polda Jateng.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum WALUBI DR.(H.C.) Dra. S. Hartati Murdaya, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. Latif Usman, S.I.K., M.Hum., PLT Sespusdokkes Polri BJP dr. Nariyana M.Kes., QHIA., Kabiddokkes Polda Jateng KBP drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., MARS., FisQua, serta sejumlah pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah, dan tokoh lintas agama.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Dr. Latif Usman menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kualitas hidup dan kesejahteraan bersama.

“Bakti sosial kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan melalui semangat gotong royong. Upaya kesehatan menjadi tanggung jawab bersama dan kami berharap kegiatan ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga pelayanan kesehatan gratis tersebut dapat berjalan lancar dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Baca Juga:  Polres Salatiga Cepat Tangani Temuan Orang Gantung Diri

Pelaksanaan kegiatan melibatkan ratusan tenaga medis dan relawan dari berbagai instansi, di antaranya Biddokkes Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, rumah sakit TNI-Polri, pemerintah daerah, rumah sakit swasta, hingga organisasi profesi seperti IDI, IKABI, PDPI, PDGI, dan IDAI.

Ketua Umum WALUBI, Hartati Murdaya, menyampaikan bahwa bakti sosial kesehatan telah menjadi tradisi dalam rangkaian Waisak di Borobudur selama puluhan tahun sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Suasana penuh kebersamaan dan toleransi terasa kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Kehadiran tokoh lintas agama turut mempertegas pesan persatuan dan kemanusiaan dalam momentum Waisak di Borobudur.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran institusi di tengah masyarakat.

“Momentum Waisak di Borobudur menunjukkan bahwa nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Polda Jateng hadir memberikan pelayanan kemanusiaan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Artanto.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi bagian dari pengabdian Polri untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Pewarta : (Shlh).