Banyumas | Jawapost.net

Kisah kepedulian dan solidaritas sosial kembali menghangatkan Kabupaten Banyumas. Kamis siang (25/6/2026), Sukron Ma’muri bersama rombongan yang terdiri dari sahabat, rekanan, relawan, dan berbagai unsur masyarakat mendatangi kediaman Sahabat Banser Agus di Desa Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng.

Kehadiran rombongan tersebut bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, melainkan membawa amanah dari banyak pihak yang menitipkan kepedulian, harapan, serta doa bagi keluarga yang tengah menghadapi ujian kehidupan.

Dalam suasana penuh kekeluargaan dan keharuan, disalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta serta paket sembako yang berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) An Nur Rejasari Purwokerto Barat. Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong berbagai kalangan yang tergerak untuk membantu sesama.

Sukron Ma’muri menyampaikan bahwa apa yang dibawa rombongan merupakan bentuk kepercayaan dan amanah dari banyak orang yang ingin berbagi kebaikan kepada Sahabat Banser Agus.

“Kami datang tidak hanya membawa bantuan materi. Ada amanah dari banyak sahabat, rekanan, relawan, dan masyarakat yang peduli. Bersama bantuan ini, turut mengalir ribuan doa agar Sahabat Agus dan keluarga diberikan kekuatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalani setiap ujian,” ungkapnya.

Momen silaturahmi tersebut berlangsung hangat dan penuh rasa persaudaraan. Kehadiran para relawan dan sahabat menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Banyumas. Di saat seseorang menghadapi kesulitan, banyak tangan yang siap membantu dan banyak hati yang tergerak untuk meringankan beban sesama.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjadi penyemangat bahwa mereka tidak berjalan sendiri menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Lebih dari itu, dukungan moral yang diberikan menjadi energi positif yang sangat berarti bagi penerima manfaat.

Baca Juga:  Gotong Royong Warga Nganjung-Anjung Perbaiki Jalan Usaha Tani dengan Dana Swadaya

Aksi kemanusiaan ini juga menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang telah lama mengakar di tengah masyarakat. Ketika kepedulian, keikhlasan, dan persaudaraan bersatu, maka bantuan yang diberikan tidak lagi sekadar bernilai materi, melainkan menjadi simbol hadirnya kasih sayang dan solidaritas sosial.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, semangat berbagi yang ditunjukkan Sukron Ma’muri bersama para sahabat, rekanan, relawan, serta para donatur menjadi pengingat bahwa kemanusiaan selalu memiliki ruang untuk tumbuh. Dari Kalikesur, pesan tentang kepedulian itu kembali menggema: bahwa sekecil apa pun kebaikan yang diberikan, akan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.

Pewarta : Shlh