Semarang | Jawapost.Net

Reporter : Shlh.

Polda Jawa Tengah mengimbau masyarakat mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Semarang menyusul rencana aksi penyampaian pendapat oleh Aliansi BEM Semarang Raya, Rabu (26/8/2026).

Aksi yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut rencananya mengusung tema “Menuju Pembebasan Nasional” dengan titik utama di sekitar Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, massa aksi akan menyuarakan sejumlah persoalan, antara lain harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), penghentian Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga penguatan pemberantasan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Dalam rencana pergerakannya, peserta aksi akan berkumpul di sekitar Kantor Pos sebelum bergerak menuju kawasan Tugu Muda dan selanjutnya menuju lokasi aksi.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto meminta masyarakat tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Kami menyampaikan informasi ini agar masyarakat dapat mengetahui adanya kegiatan penyampaian aspirasi yang direncanakan berlangsung di Kota Semarang. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mengikuti informasi resmi,” ujar Yuliyanto, Rabu (25/8/2026).

Kepolisian juga mengingatkan warga yang memiliki aktivitas di sekitar lokasi maupun jalur yang diperkirakan dilalui peserta aksi untuk menyesuaikan waktu dan rute perjalanan.

“Bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar lokasi maupun jalur yang akan dilalui massa, kami mengimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar,” katanya.

Yuliyanto menegaskan, kepolisian menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, penyampaian aspirasi diharapkan tetap dilakukan dengan mengedepankan ketertiban dan tanggung jawab.

Baca Juga:  Wakapolresta Banyumas Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

“Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Pada saat yang sama, kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab serta menghormati hak masyarakat lainnya,” tegasnya.

Polda Jateng mengajak seluruh elemen masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban Kota Semarang. Dengan situasi yang kondusif, penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara damai tanpa menghambat aktivitas warga lainnya.

Masyarakat juga diminta mengutamakan informasi resmi dari kepolisian dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, terutama selama berlangsungnya kegiatan aksi. (**).