
Kebumen | Jawapost.Net
Reporter : Shlh.
Polres Kebumen memastikan kesiapan personel, kendaraan, dan perlengkapan taktis untuk menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kebumen.
Kesiapan tersebut ditegaskan melalui apel kesiapsiagaan yang digelar di halaman Mapolres Kebumen, Rabu (26/8/2026). Kegiatan diikuti personel Polres Kebumen bersama anggota Polsek jajaran.
Apel dipimpin Wakapolres Kebumen Kompol Andre Bachtiar Winanomo, mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Sejumlah pejabat utama, para Kapolsek, serta perwira jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kompol Andre mengatakan, apel menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk memastikan seluruh personel maupun sarana pendukung berada dalam kondisi siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
“Apel digelar untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menjaga situasi Kamtibmas. Kesiapsiagaan diperlukan agar kepolisian dapat merespons dengan cepat apabila terjadi gangguan keamanan maupun situasi yang membutuhkan pengerahan personel,” ujar Andre.

Tidak hanya mengecek kesiapan anggota, jajaran Polres Kebumen juga memeriksa berbagai perlengkapan operasional. Pemeriksaan mencakup peralatan taktis, perlengkapan pengendalian massa (Dalmas), hingga kendaraan patroli.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh peralatan dapat berfungsi optimal ketika diperlukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Kesiapan tersebut dinilai penting mengingat dinamika Kamtibmas dapat berkembang sewaktu-waktu. Dengan dukungan personel dan sarana yang memadai, kepolisian diharapkan mampu mengambil langkah secara cepat, tepat, dan terukur.
Melalui apel tersebut, Polres Kebumen sekaligus memperkuat koordinasi antara satuan di tingkat Polres dengan seluruh Polsek jajaran. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.
Polres Kebumen menegaskan kesiapsiagaan bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan bagian dari upaya memastikan setiap personel memahami tugas dan mampu merespons perkembangan situasi Kamtibmas secara profesional. (**).
