
Banyumas, Jawapost.net — PC Pagar Nusa Kabupaten Banyumas membuka peluang kerja dan pendidikan internasional bagi kader Nahdliyin melalui Seminar Bedah Kerja Luar Negeri serta Beasiswa S1, S2, dan S3 ke Jepang.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Al A’la PCNU Kabupaten Banyumas, Jumat (26/12/2025).
Seminar ini menjadi bagian dari ikhtiar peningkatan kualitas sumber daya manusia agar generasi muda Nahdliyin memiliki daya saing global tanpa meninggalkan nilai keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan diselenggarakan PC Pagar Nusa Banyumas bekerja sama dengan LPK LN Putra Nusa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas manusianya.

Di tengah arus globalisasi, generasi muda dituntut memiliki wawasan internasional agar mampu bersaing sekaligus berkolaborasi di tingkat global.
Peluang studi dan kerja di luar negeri dinilai penting untuk menyerap etos kerja dan teknologi maju, kemudian memberi kontribusi bagi daerah dan bangsa.
Ketua PC Pagar Nusa Banyumas Sohib Maryanto menyampaikan harapan agar para kader yang mengikuti program kerja maupun pendidikan ke Jepang dapat kembali dengan peningkatan kualitas diri secara utuh, baik secara intelektual, ekonomi, maupun moral.
Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas individu harus berjalan seiring dengan komitmen terhadap organisasi dan masyarakat.

Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua PCNU Kabupaten Banyumas Imam Hidayat. Ia menilai kolaborasi antara Pagar Nusa dan lembaga penyalur kerja sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda Nahdliyin yang unggul secara akademis dan ekonomi, namun tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan.
Dalam seminar tersebut juga diluncurkan novel berjudul Perjalanan Mengejar Mimpi karya Prof. Imam Tahyudin yang merefleksikan pengalamannya menempuh pendidikan di Jepang.
Peluncuran ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani mengejar pendidikan dan karier di tingkat global.
Materi beasiswa Jepang dipaparkan oleh Prof. Imam Tahyudin yang menjelaskan berbagai skema pendanaan pendidikan internasional, sementara peluang kerja dan magang di Jepang disampaikan Direktur LPK LN Putra Nusa R. Koko Prasetyo.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang diikuti peserta secara antusias. (Shlh).
