Kebumen ( Jawapost.net ) — Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Jumat (9/1/2025), mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan merusak rumah warga di beberapa kecamatan.

Wakil Kepala Polres Kebumen Kompol Faris Budiman mengatakan, rangkaian kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerusakan bangunan menyebabkan kerugian materiil bagi warga terdampak.

“Petugas sudah mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, serta membantu penanganan di lapangan,” ujar Faris, Sabtu (10/1/2025).

Di Kecamatan Ayah, sebuah pohon andem yang telah mati tumbang dan menimpa rumah warga di Dukuh Wanasari, Desa Demangsari, sekitar pukul 14.30 WIB.

Pohon tersebut roboh ke arah atap rumah milik Tri Ponidi (37) dan merusak bagian ruang keluarga. Kejadian itu diduga dipicu hujan deras yang disertai angin kencang.

Petugas Polsek Ayah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa segera mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan serta membantu membersihkan material pohon dan puing bangunan.

 

 

Kerusakan rumah juga terjadi di Kecamatan Petanahan. Pada Kamis (8/1/2025) malam sekitar pukul 22.15 WIB, dapur rumah milik Basriyah (59), warga Desa Karangduwur, ambruk akibat hujan deras dan angin kencang.

Saat kejadian, korban berada di bagian depan rumah sehingga terhindar dari cedera.

Masih di Petanahan, pada Jumat (9/1/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, sebatang pohon jati tumbang dan menimpa dapur rumah milik Andar Tofik Pambudi di Desa Tanjungsari.

Pohon tersebut roboh akibat kondisi tanah yang labil serta terpaan angin kencang.
Pada Jumat malam sekitar pukul 23.35 WIB, pohon adem ati kembali tumbang dan menimpa dapur rumah Suwarso (62), warga Desa Banjarwinangun.

Peristiwa itu diketahui setelah korban mendengar suara benturan keras dari arah belakang rumah.

Baca Juga:  Dandim Kendal Tutup Kejurkab 2025 : Atlet Muda Siap Bersaing ke Level Nasional

Polsek Petanahan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah desa, dan warga setempat telah melakukan pengecekan lokasi, pendataan korban dan saksi, serta membantu pembersihan material sisa kejadian.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama terhadap potensi pohon tumbang dan bangunan yang kondisinya sudah rapuh. (Shlh).