Sragen | Jawapost.net

Komitmen mendukung ketahanan pangan terus ditunjukkan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Sragen. Salah satunya melalui langkah nyata yang dilakukan Danramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Letda Inf. Heri Suprapto, dengan melakukan pengecekan langsung ketersediaan pupuk di kios pupuk yang berada di Dukuh Besole RT 12, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan para petani yang tengah mempersiapkan diri menghadapi musim tanam. Dengan turun langsung ke lapangan, Danramil memastikan distribusi pupuk bersubsidi maupun non-subsidi berjalan lancar serta stok tetap tersedia sesuai kebutuhan masyarakat tani.

Dalam kunjungannya, Letda Inf. Heri berdialog dengan pemilik kios pupuk dan sejumlah petani guna memperoleh informasi terkait kondisi distribusi, ketersediaan stok, hingga potensi kendala yang mungkin dihadapi di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk yang dapat berdampak pada produktivitas sektor pertanian.

Menurut Heri, pupuk merupakan salah satu komponen vital dalam menunjang keberhasilan usaha pertanian. Karena itu, pengawasan dan koordinasi dengan berbagai pihak perlu terus dilakukan agar kebutuhan petani dapat terpenuhi tepat waktu.

“Kami ingin memastikan para petani tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan pupuk. Selama stok tersedia dan distribusi berjalan baik, petani dapat lebih fokus mengelola lahan serta meningkatkan hasil panennya,” ujar Letda Inf. Heri Suprapto.

Sementara itu, pemilik kios pupuk, Santoso, menjelaskan bahwa hingga saat ini persediaan pupuk masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan petani di wilayah Kecamatan Gesi dan sekitarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Danramil yang aktif melakukan pemantauan secara langsung.

Menurutnya, keterlibatan aparat kewilayahan dalam mengawasi distribusi pupuk memberikan rasa tenang bagi petani sekaligus membantu memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran.

Baca Juga:  Polda Jateng Latih 185 Polwan Jadi Negosiator, Siap Kawal Aksi Massa dengan Pendekatan Humanis

Kehadiran Danramil di tengah aktivitas petani tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pelaku usaha, dan masyarakat terus terjalin demi menjaga stabilitas sektor pertanian. Dengan ketersediaan pupuk yang terjamin, harapan untuk mewujudkan hasil panen yang optimal dan memperkuat ketahanan pangan daerah pun semakin terbuka lebar.

Pewarta (Shlh).