Jawapost.net | Banyumas ~ Kamis 30 April 2026.Pemerintah Kabupaten Banyumas mulai menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan arus investasi pada 2026 melalui inisiatif bertajuk “Banyumas Investment Experience 2026”.

Program ini diarahkan untuk memetakan serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.

Konsep tersebut tidak hanya difokuskan pada forum bisnis, tetapi dikemas dalam bentuk pameran terintegrasi yang mengangkat kekayaan budaya lokal sebagai daya tarik utama.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, Tritan Sahputra, menilai pendekatan tersebut memiliki nilai lebih karena menggabungkan potensi investasi dengan identitas budaya daerah.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan serta jaminan kepastian hukum bagi para investor.

Sejumlah sektor unggulan diproyeksikan menjadi andalan dalam menarik minat investasi, di antaranya industri kreatif berbasis budaya seperti batik Banyumasan, kerajinan anyaman, dan gerabah yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain itu, seni tradisional seperti lengger dan ebeg dinilai berpotensi dikembangkan menjadi bagian dari industri kreatif.

Di sektor pariwisata, potensi alam Banyumas juga dinilai menjanjikan, mulai dari kawasan dataran tinggi, hutan pinus, hingga wisata berbasis pertanian.

Peluang investasi terbuka pada pengembangan hotel, restoran, serta desa wisata. Sektor kuliner lokal turut menjadi perhatian, dengan kekayaan cita rasa khas yang dapat dikembangkan dalam bentuk produk olahan maupun konsep wisata kuliner.

Sementara itu, sektor agrikultur dan agribisnis berkelanjutan seperti komoditas jahe, kopi, dan teh dinilai memiliki prospek besar jika didukung teknologi modern.

Untuk mendukung realisasi program tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah, antara lain penerapan sistem perizinan satu pintu, promosi investasi berbasis digital, fasilitasi kemitraan strategis, serta pelibatan aktif masyarakat dalam setiap proyek.

Baca Juga:  Memasuki 2026, PT Digital Indo Group Fokus Adaptasi, Inovasi, dan Penciptaan Nilai

Melalui pendekatan ini, Banyumas tidak hanya menawarkan peluang bisnis, tetapi juga pengalaman investasi yang terintegrasi dengan nilai budaya lokal.

Pemerintah daerah pun mengajak para investor untuk berpartisipasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga identitas budaya daerah. (Shlh).