Semarang | Jawapost.Net

Pewarta: (Shlh)

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah resmi memiliki Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) yang baru. Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. resmi mengemban amanah sebagai Kabid Humas Polda Jawa Tengah usai mengikuti upacara serah terima jabatan yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kota Semarang, Rabu (29/7/2026).

Penunjukan Kombes Pol. Yuliyanto menandai babak baru dalam penguatan pelayanan informasi publik di lingkungan Polda Jawa Tengah. Berbekal pengalaman panjang di bidang kehumasan dan operasional kepolisian, ia membawa komitmen untuk membangun komunikasi yang semakin terbuka, profesional, dan humanis dengan masyarakat maupun insan pers.

Di kalangan jurnalis, sosok Kombes Pol. Yuliyanto bukanlah nama baru. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1995 itu telah malang melintang memimpin fungsi kehumasan di berbagai daerah. Sebelum dipercaya bertugas di Jawa Tengah, ia sukses menjabat sebagai Kabid Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kemudian melanjutkan pengabdian sebagai Kabid Humas Polda Kalimantan Timur.

Pengalaman memimpin kehumasan di wilayah dengan karakteristik yang berbeda menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas barunya. Selama bertugas, ia dikenal sebagai perwira yang terbuka, komunikatif, serta menempatkan media massa sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik secara cepat, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelum berkiprah di bidang kehumasan, Kombes Pol. Yuliyanto juga memiliki rekam jejak panjang di bidang operasional dan kewilayahan. Setelah lulus dari Akpol pada 1995, ia menjalankan berbagai penugasan di sejumlah daerah, termasuk sekitar enam tahun bertugas di Provinsi Aceh. Di wilayah tersebut, ia pernah dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakapolres Sabang.

Kariernya terus berkembang saat kembali ke kampung halamannya di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2013. Ia kemudian dipercaya memimpin Polres Kulon Progo dan Polres Sleman, sebelum mendapatkan penugasan di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Selanjutnya, ia kembali ke Polda DIY dan dipercaya menjabat sebagai Kabid Humas, posisi yang semakin mengukuhkan kiprahnya dalam bidang komunikasi publik.

Baca Juga:  Kakorlantas Polri Gebrak Pelayanan Publik : 'Keselamatan' Jadi Kunci Revitalisasi

Dengan perpaduan pengalaman di bidang operasional, kepemimpinan kewilayahan, dan kehumasan, Kombes Pol. Yuliyanto diharapkan mampu memperkuat peran Bidhumas Polda Jawa Tengah sebagai garda terdepan dalam pelayanan informasi publik. Di tengah derasnya arus informasi di era digital, fungsi kehumasan dituntut menghadirkan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.

Mengawali tugasnya sebagai Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan komitmennya untuk terus mempererat sinergi dengan media massa, akademisi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang terbuka dan konstruktif.

“Saya berharap sinergi yang selama ini telah terjalin baik antara Polda Jawa Tengah dengan rekan-rekan media dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat. Media merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka, responsif, dan humanis, sekaligus membuka ruang kolaborasi serta menerima berbagai masukan dari insan media demi menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin baik dan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Dengan pengalaman, dedikasi, serta komitmen yang dimilikinya, kehadiran Kombes Pol. Yuliyanto diharapkan semakin memperkuat peran Bidhumas Polda Jawa Tengah sebagai jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Melalui kemitraan yang erat dengan media serta kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat, pelayanan informasi publik di lingkungan Polda Jawa Tengah diharapkan semakin profesional, transparan, dan humanis, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

(Shlh).