Batang | Jawapost.Net
Reporter : Tukiman.

BATANG — Bus AKAP PO Tunas Muda bernomor polisi AE-7067-UQ ludes terbakar di Tol Batang-Semarang KM 350, Dusun Siwuluh, Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Minggu (13/9/2026) dini hari. Sebanyak 15 penumpang berhasil dievakuasi dari dalam bus sebelum api membesar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.35 WIB ketika bus dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta. Bus dikemudikan Dicky Erdin (28), warga Wonoasri, Madiun, bersama pengemudi cadangan Tomi Dwi Nugroho (26).

Plt Kasi Humas Polresta Batang Ipda Sri Widadi, S.H., menjelaskan, api pertama kali diketahui setelah sopir melihat kilatan dari kaca spion yang berasal dari bagian belakang bus.

Dicky kemudian segera menepikan bus ke bahu jalan tol. Bersama pengemudi cadangan, ia turun membawa APAR untuk memeriksa sekaligus berupaya memadamkan sumber api.

Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian bus. Melihat kondisi semakin berbahaya, sopir langsung meminta seluruh penumpang segera turun dan menjauh dari kendaraan.

Proses evakuasi dilakukan dengan cepat. Seluruh 15 penumpang berhasil keluar dari bus sebelum kendaraan akhirnya dilalap api.

Salah seorang penumpang kemudian menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran melalui nomor 113. Tiga unit armada pemadam kebakaran Kabupaten Batang diterjunkan ke lokasi untuk menangani kobaran api.

Setelah berjibaku lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 02.45 WIB. Bus mengalami kerusakan berat dan ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, seorang penumpang perempuan bernama Aulia (26) mengalami cedera pada bagian kaki akibat terkilir saat berupaya menyelamatkan diri.

Kebakaran sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Setelah bangkai bus berhasil dievakuasi, arus kendaraan kembali berjalan normal.

Baca Juga:  Sungkeman Warnai Penutupan MPLS SMP Negeri 4 Kedungbanteng

Petugas kepolisian melakukan penanganan dan pendataan di lokasi kejadian. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan lebih lanjut. (**).