Banyumas | Jawapost.net

Komitmen memperkuat pendidikan karakter generasi muda terus ditunjukkan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas. Melalui kolaborasi strategis bersama Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kwarcab Banyumas menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Gelombang I Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Juni 2026, dipusatkan di Bumi Perkemahan Kendalisada Kalibagor atau Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kendalisada Kwarcab Banyumas. Program ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan sumber daya pembina Pramuka yang kompeten, profesional, dan siap mengimplementasikan pendidikan karakter di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kepala Pusdiklatcab Kendalisada Kwarcab Banyumas, Kak Yusup Supriyadi, SH, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 320 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Studi PPG FKIP UMP serta para pembina Pramuka dari berbagai gugus depan dan kwartir ranting se-Kabupaten Banyumas.

“Peserta berasal dari mahasiswa PPG FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebanyak 227 orang, sedangkan 93 peserta lainnya merupakan pembina Pramuka dari berbagai gugus depan dan kwartir ranting di wilayah Kwarcab Banyumas,” ujar Yusup.

Selama mengikuti pelatihan, para peserta menjalani proses pendidikan dengan metode perkemahan selama empat malam. Mereka mendapatkan berbagai materi penting mulai dari keterampilan kepramukaan, manajemen pangkalan, tata upacara, penguatan kurikulum pendidikan kepramukaan di gugus depan, hingga berbagai praktik pembinaan yang dikemas melalui diskusi, simulasi, dan kegiatan lapangan.

Menurut Yusup, seluruh materi disusun mengacu pada kurikulum pendidikan dan pelatihan kepramukaan nasional sehingga mampu menjawab kebutuhan pembinaan Pramuka yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Prawoto Resmi Nahkodai SMK Negeri Nusawungu, Diharapkan Bawa Angin Segar Pendidikan Kejuruan

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Banyumas, Kak Dr. Agus Nurhadi, S.Sos., M.Si., M.Kom., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk calon pendidik yang mampu menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.

“KMD dan KML merupakan wahana strategis untuk meningkatkan kompetensi anggota dewasa Gerakan Pramuka, khususnya calon guru, agar mampu menjadi pembina yang profesional dan dapat mengelola pendidikan kepramukaan di gugus depan secara efektif,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kompetensi yang dibangun dalam pelatihan ini mencakup wawasan kependidikan dan kepramukaan, teknik kepramukaan, manajemen kegiatan, keterampilan dasar kepramukaan, hingga penguatan karakter dan kepribadian.

Melalui sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan Gerakan Pramuka tersebut, diharapkan lahir pembina-pembina Pramuka yang mahir, tangguh, profesional, serta memiliki dedikasi tinggi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter, berjiwa Pancasila, dan memiliki kecakapan hidup yang unggul.

Langkah ini menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa. Sebab, kualitas generasi muda tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter, kepemimpinan, dan semangat pengabdian yang ditanamkan sejak dini melalui pendidikan kepramukaan yang berkualitas.

Pewarta : Shlh