WONOGIRI | Jawapost.Net. — Ratusan pecatur dari berbagai kecamatan di Kabupaten Wonogiri, mulai dari pelajar sekolah dasar hingga lanjut usia (lansia), meramaikan Turnamen Catur Piala Dandim 0728/Wonogiri di Aula Kodim 0728/Wonogiri, Kamis (15/10/2026). Ajang ini menjadi wadah mengasah kemampuan sekaligus mendorong lahirnya atlet catur berprestasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Wonogiri Haryanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Wonogiri Hartomo yang juga menjadi panitia penyelenggara.
Dalam sambutannya, Dandim mengapresiasi antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak sehingga turnamen dapat terselenggara. Ia berharap kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk mengembangkan potensi pecatur lokal.
Menurut Rodricho, catur mengajarkan kedisiplinan, ketelitian, kesabaran, dan kemampuan menyusun strategi sebelum mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut penting dalam membentuk karakter, khususnya bagi generasi muda.
“Melalui turnamen ini, kami berharap para pecatur memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus mempererat persaudaraan. Bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, dan terima hasil pertandingan dengan lapang dada,” pesannya.
Sementara itu, Hartomo mengatakan, keikutsertaan peserta dari berbagai kecamatan dan kelompok usia menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga catur. Menurutnya, momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperluas pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet di Kabupaten Wonogiri.
Partisipasi lintas generasi juga memperlihatkan bahwa catur merupakan olahraga yang dapat dinikmati berbagai kalangan. Selain membutuhkan konsentrasi, permainan ini menuntut kecermatan membaca langkah lawan serta kemampuan menentukan strategi yang tepat.
Melalui Turnamen Catur Piala Dandim 0728/Wonogiri, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan pecatur potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Wonogiri di tingkat provinsi hingga nasional.
(Shlh).
SAELAN





