Kabupaten Semarang | Jawapost.Net

Polres Semarang terus mengintensifkan pencarian terhadap Mozza Axillia Gunarsa (18), perempuan asal Dusun Gebugan, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, yang dilaporkan hilang. Hingga kini, aparat kepolisian memastikan seluruh informasi dan petunjuk yang diterima masih terus ditelusuri secara menyeluruh.

Penyelidikan dilakukan secara komprehensif oleh Satreskrim Polres Semarang dengan melibatkan berbagai langkah, mulai dari pemeriksaan saksi, penelusuran barang bukti, penyisiran sejumlah lokasi, hingga koordinasi lintas wilayah untuk mengungkap keberadaan korban.

Sejak menerima laporan orang hilang, penyidik bergerak cepat memeriksa pelapor, keluarga, teman dekat, serta sejumlah pihak yang diduga mengetahui aktivitas terakhir Mozza. Informasi mengenai korban juga telah disebarluaskan melalui media sosial dan kanal resmi kepolisian guna memperluas jangkauan pencarian.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Mozza diketahui meninggalkan rumah pada Rabu, 25 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum pergi, ia sempat berpamitan kepada orang tuanya melalui pesan WhatsApp dengan alasan akan mengantarkan laptop milik temannya di wilayah Semarang. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna hitam.

Dalam proses pencarian, setiap laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti. Salah satu informasi mengarah pada dugaan keberadaan korban di kawasan Kota Lama Semarang. Tim penyidik kemudian melakukan penyisiran serta menelusuri rekaman CCTV di sejumlah titik. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena sebagian besar perangkat CCTV di lokasi sudah tidak berfungsi.

Polisi juga berhasil mengamankan satu unit telepon genggam yang dipastikan merupakan milik korban. Ponsel tersebut ditemukan seorang warga di depan sebuah ruko di kawasan Kota Lama Semarang. Warga yang menemukan mengaku tidak mengetahui bahwa barang tersebut berkaitan dengan kasus orang hilang yang tengah ditangani kepolisian.

Baca Juga:  Satlantas Sragen Turun ke Jalan Edukasi Warga Soal SIM Lewat Program ‘Polantas Menyapa’

Penyelidikan turut mengarah pada sebuah nomor telepon yang sempat terlacak berada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Setelah dilakukan pendalaman, diketahui nomor tersebut telah digunakan oleh orang lain yang tidak memiliki hubungan dengan korban. Hasil analisis sementara menunjukkan nomor tersebut diduga merupakan nomor daur ulang yang sebelumnya pernah digunakan pada perangkat milik Mozza.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menegaskan pihaknya berkomitmen mengusut laporan orang hilang tersebut secara maksimal dengan mengedepankan penyelidikan yang profesional, objektif, dan berbasis fakta.

“Setiap informasi yang diterima, sekecil apa pun, akan kami tindak lanjuti secara serius. Tim penyidik terus bekerja menelusuri setiap petunjuk melalui koordinasi lintas kewilayahan, pendalaman barang bukti digital, serta pengembangan informasi dari masyarakat. Kami memastikan proses pencarian tidak berhenti dan seluruh sumber daya yang diperlukan akan terus dioptimalkan untuk menemukan keberadaan korban,” ujarnya di Mapolda Jawa Tengah, Jumat (10/7).

Artanto juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun membangun spekulasi yang dapat mengganggu proses penyelidikan.

Ia mengajak siapa pun yang mengetahui atau memiliki informasi terkait keberadaan Mozza Axillia Gunarsa untuk segera melaporkannya kepada Polres Semarang atau kantor kepolisian terdekat. Menurutnya, setiap informasi yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh penyidik.

Polda Jawa Tengah memastikan proses pencarian masih terus berlangsung. Aparat akan memperluas area penyisiran, meningkatkan koordinasi dengan kepolisian di berbagai daerah, serta memperbarui penyebaran informasi orang hilang melalui kanal resmi Polri guna memperbesar peluang ditemukannya korban. (Shlh).