
Pegunungan Arfak | Jawapost.Net
Operasi pencarian terhadap Yanto Idorway, reporter TVRI Papua Barat yang dilaporkan hilang setelah terpeleset di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, akhirnya membuahkan hasil. Berkat sinergi TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat, korban berhasil ditemukan pada Senin (27/7/2026) setelah proses pencarian berlangsung selama beberapa hari.
Sejak laporan kehilangan diterima dari dua rekan korban pada 18 Juli 2026, personel Kodim 1812/Pegaf langsung bergabung dalam operasi pencarian bersama unsur gabungan. Tim menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian yang dikenal memiliki medan terjal dan arus air cukup deras.
Dalam proses pencarian, Basarnas memimpin operasi resmi. Namun derasnya aliran air yang berasal dari Danau Anggi Gida menjadi tantangan besar sehingga korban belum dapat segera ditemukan. Meski operasi resmi Basarnas kemudian ditutup, personel TNI bersama Polri dan masyarakat tetap melanjutkan pencarian sebagai bentuk komitmen dalam misi kemanusiaan.

Upaya tanpa mengenal lelah tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika warga mencium bau menyengat di sekitar kawasan air terjun. Informasi itu segera disampaikan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang kemudian mengoordinasikan pergerakan tim gabungan menuju lokasi.
Setelah dilakukan penyisiran, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan aman dari lokasi kejadian.
Keberhasilan proses pencarian juga didukung langkah teknis berupa penutupan sementara sumber aliran air terjun sehingga debit air menurun. Kondisi tersebut memudahkan tim gabungan menjangkau area yang sebelumnya sulit diakses akibat derasnya arus.
Kodim 1812/Pegaf menegaskan bahwa keterlibatan personelnya dalam operasi tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus komitmen untuk selalu hadir dalam setiap misi kemanusiaan, khususnya saat masyarakat membutuhkan pertolongan.
Usai dievakuasi, jenazah Yanto Idorway dibawa ke Rumah Sakit Manokwari untuk menjalani proses autopsi sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sumber: Pendam XVIII/Kasuari
Pewarta: Qodir Hidayat
