Boyolali | Jawapost.Net

BOYOLALI – Kodim 0724/Boyolali menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar karya bakti membersihkan Sungai Serang di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jumat (17/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi banjir sekaligus menekan pencemaran lingkungan akibat tumpukan sampah yang selama ini menghambat aliran sungai.

Pembersihan difokuskan pada sejumlah titik di Sungai Serang yang dipenuhi sampah rumah tangga. Sampah-sampah itu diduga dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dari atas jembatan, terutama pada malam hari. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu luapan air saat musim penghujan serta mengganggu kualitas lingkungan di sekitar sungai.

Mewakili Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin, Pasiter Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Nasoha mengatakan kegiatan karya bakti merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Menjelang musim hujan, kami berharap aliran sungai kembali lancar sehingga risiko banjir dapat ditekan serta berbagai penyakit akibat tumpukan sampah bisa dicegah,” ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

“Jika semua pihak berkolaborasi, persoalan lingkungan akan lebih mudah diatasi. Mari bersama-sama menjaga alam, karena lingkungan yang terawat akan memberikan manfaat sekaligus melindungi kehidupan kita,” tegas Kapten Nasoha.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga setempat. Salah seorang warga Desa Ketoyan, Parno (42), mengaku mengapresiasi langkah Kodim 0724/Boyolali yang turun langsung membersihkan sungai.

“Kami sangat bersyukur dan mendukung kegiatan ini. Selama ini belum pernah ada aksi pembersihan sungai seperti yang dilakukan TNI. Semoga kegiatan ini bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai,” katanya.

Baca Juga:  Menko Pangan Tinjau Stabilitas Harga dan Salurkan Bantuan di Pemalang

Parno berharap seluruh warga mengikuti imbauan Babinsa agar membuang sampah pada tempatnya sehingga Sungai Serang tetap bersih dan terhindar dari pencemaran.

Melalui karya bakti tersebut, Kodim 0724/Boyolali ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Sungai yang bersih tidak hanya berfungsi mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjadi aset berharga bagi kesehatan dan keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. (Shlh)