Sragen | Jawapost.Net

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen membawa dampak nyata bagi masyarakat pedesaan, khususnya para petani di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Melalui pembangunan dan pengecoran jalan area persawahan, akses pertanian yang sebelumnya sulit dilalui kini berubah lebih baik dan mempermudah aktivitas warga menjelang musim panen.

Pengecoran jalan tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjalankan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Kehadiran infrastruktur baru itu pun disambut antusias para petani yang selama ini harus berjibaku dengan jalan berlumpur saat musim hujan.

Di tengah hamparan sawah yang mulai memasuki masa keluar malai, seorang petani bernama Suliyem tampak melakukan penyemprotan tanaman padi miliknya. Ia mengaku bersyukur karena pembangunan jalan dilakukan di waktu yang tepat, yakni menjelang masa panen raya.

“Alhamdulillah, sekarang jalan sudah dicor dan keras. Sebentar lagi panen, jadi kendaraan pengangkut hasil panen nanti sudah bisa masuk dengan mudah,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, selama ini akses menuju lahan pertanian sering menjadi kendala utama para petani. Kondisi jalan yang becek dan berlumpur saat hujan membuat distribusi hasil pertanian menjadi tidak maksimal dan menghambat mobilitas warga menuju sawah.

Ia memperkirakan panen padi akan berlangsung sekitar satu bulan mendatang. Dengan kondisi jalan yang kini lebih baik, para petani merasa terbantu karena proses pengangkutan hasil panen dipastikan lebih cepat dan efisien.

“Dulu kalau hujan jalannya sulit dilewati karena berlumpur. Sekarang sudah bagus dan siap digunakan. TMMD benar-benar membawa banyak berkah bagi kami para petani,” tuturnya.

Keberadaan jalan pertanian tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran panen, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat Desa Puro secara berkelanjutan. Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, pembangunan infrastruktur dasar seperti ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa dari bawah.

Baca Juga:  Pelayanan Polri Terhadap Unjuk Rasa Lebih Adaptif, Wakapolri: “Semua Berbasis Kajian, Riset, dan Masukan Publik”