
Banyumas | Jawapost.Net
Pemerintah Kabupaten Banyumas terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan menggelar Pasar Murah Inflasi Banyumas (SARAHSIMAS) yang secara resmi dibuka oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, di halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas, Jumat (31/7/2026).
Program pasar murah tersebut menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting), sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah dinamika harga pangan.
Kepala DKUKMP Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi, menjelaskan bahwa kegiatan SARAHSIMAS menghadirkan program sembako tebus murah serta pembagian paket bantuan bagi warga Kelurahan Kranji dan Kelurahan Sokanegara.

Sebanyak 100 paket sembako disiapkan dengan harga normal senilai Rp84.000, namun masyarakat cukup menebusnya seharga Rp10.000. Selain itu, Unit Pengelola Zakat (UPZ) DKUKMP juga menyalurkan 60 paket sembako gratis kepada warga yang membutuhkan.
“Kami menyediakan 100 paket sembako tebus murah. Dari harga normal Rp84.000, warga cukup menebusnya seharga Rp10.000. Selain itu, UPZ DKUKMP turut membagikan total 60 paket sembako gratis,” ujar Gatot.
Dalam sambutannya, Bupati Sadewo menegaskan bahwa kondisi inflasi di Kabupaten Banyumas hingga saat ini masih berada pada level yang terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok agar tidak membebani masyarakat.
Menurutnya, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah semata. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, Bank Indonesia, Bulog, pelaku usaha, distributor, hingga masyarakat agar distribusi barang tetap lancar dan pasokan kebutuhan pokok selalu tersedia.

Suasana semakin hangat ketika Bupati Sadewo mengumumkan bahwa 100 paket sembako yang semula harus ditebus seharga Rp10.000, seluruhnya diberikan secara cuma-cuma kepada warga penerima kupon.
“Alhamdulillah, hari ini telah disiapkan 100 paket sembako. Harga aslinya Rp84.000 dan seharusnya ditebus Rp10.000. Tapi untuk ibu-ibu semuanya gratis, saya bayarkan,” kata Sadewo yang disambut antusias warga.
Ia pun mengimbau masyarakat Kelurahan Sokanegara dan Kranji yang telah memperoleh kupon agar memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada PT Indomarco Prismatama atas dukungan yang diberikan melalui penyerahan 10 unit tenda sarnavil kepada Bidang UMKM DKUKMP Kabupaten Banyumas. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas promosi dan pemasaran produk para pelaku UMKM lokal.
Menutup sambutannya, Sadewo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga stabilitas harga, mendukung produk-produk lokal, serta memperkuat fondasi perekonomian daerah.
“Dengan kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak, saya yakin Kabupaten Banyumas mampu menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta : (Shlh).
