Kebumen | Jawapost.Net
Pewarta : Shlh.

KEBUMEN — Kemarau mulai menyulitkan warga memperoleh air bersih. Di Desa Jatiroto, Kecamatan Buayan, Polsek Buayan turun mendampingi distribusi bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Sabtu (12/9/2026).

Bantuan yang mulai disalurkan sekitar pukul 13.30 WIB itu menyasar warga Dukuh Wagiaer, Desa Jatiroto, yang mulai merasakan dampak berkurangnya ketersediaan air bersih akibat musim kemarau.

Personel Polsek Buayan hadir untuk memastikan proses distribusi berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran. Kehadiran polisi sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bagian dari sinergi kepolisian bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau.

“Polri hadir sebagai bentuk kepedulian. Semoga situasi ini segera membaik,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Menurutnya, persoalan ketersediaan air bersih perlu mendapat perhatian bersama, terutama di wilayah yang mulai mengalami kekeringan. Selain memastikan distribusi berjalan lancar, kepolisian juga akan memantau kondisi masyarakat selama musim kemarau.

Pendampingan di lokasi dilakukan Kanit Binmas Polsek Buayan Aipda Dedi Purnomo bersama Bhabinkamtibmas Aipda Sukirno. Seluruh rangkaian penyaluran bantuan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai.

Kapolres menegaskan jajaran Polsek akan terus memantau kondisi warga di wilayah masing-masing. Apabila ditemukan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk mencari langkah penanganan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait,” katanya.

Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga Jatiroto, sekaligus menjadi pengingat bahwa dampak kemarau bukan sekadar persoalan cuaca, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kehadiran bersama. (**).

Baca Juga:  Sekda Banyumas Agus Nur Hadie Raih ADLG Award 2025