
Purbalingga | Jawapost.Net
Aksi cepat personel Polsek Kejobong berhasil meredam situasi yang sempat meresahkan warga Desa Langgar, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, setelah seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan melakukan kekerasan terhadap ibu kandungnya, Rabu (5/8/2026).
Respons cepat aparat kepolisian dilakukan sesaat setelah laporan masyarakat diterima. Langkah tersebut diambil untuk mencegah potensi bahaya yang lebih besar sekaligus memastikan penderita memperoleh penanganan medis sesuai prosedur.
Kapolsek Kejobong, AKP Amirudin, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi guna mengamankan situasi dan memberikan perlindungan kepada warga sekitar.
“Langkah cepat ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan ODGJ memperoleh penanganan yang tepat,” ujar AKP Amirudin.

Dalam proses penanganan, personel Polsek Kejobong berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kejobong. Setelah berhasil dievakuasi, pasien kemudian dibawa ke Rumah Sakit Siaga Medika untuk menjalani perawatan dan penanganan kejiwaan lebih lanjut.
“Kami mengamankan ODGJ tersebut bersama petugas Puskesmas Kejobong, kemudian membawanya ke Rumah Sakit Siaga Medika agar mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pria tersebut berinisial SP (44), warga Desa Langgar. Sebelumnya, SP diketahui telah menjalani pengobatan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Namun, menurut keterangan keluarga, dalam beberapa waktu terakhir SP tidak lagi mengonsumsi obat yang telah diresepkan. Kondisi itu diduga memicu perubahan perilaku hingga akhirnya mengamuk dan memukul ibu kandungnya, sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu segera melaporkan kepada kepolisian maupun pemerintah desa apabila menemukan kejadian serupa. Dengan pelaporan yang cepat, penanganan dapat dilakukan secara profesional sehingga keselamatan warga tetap terjaga dan penderita dapat segera memperoleh bantuan medis yang diperlukan.
Pewarta: Shlh
